Atap Sekolah Ambruk di Sragen

Pasca Atap Roboh, Pelajar MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen Belajar di Musala dan Perpustakaan

KBM MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen kembali tatap muka usai atap kelas roboh.

Tayang:
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
BELAJAR MENGAJAR - Suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen di Musala sekolah dan perpustakaan, Senin (18/5/2026). Meski pembelajaran kembali digelar secara langsung, para siswa belum bisa menggunakan ruang kelas karena kondisi bangunan masih dalam proses penanganan pasca-ambruk. 
Ringkasan Berita:
  • KBM tatap muka di MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen kembali berjalan usai atap ruang kelas roboh pada 12 Mei 2026.
  • Siswa kelas VII dan VIII sementara belajar di musala dan perpustakaan karena ruang kelas belum aman digunakan.
  • Pihak sekolah masih menunggu keputusan Dinas PU terkait pembangunan kembali gedung kelas yang ambruk.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Kabupaten Sragen, kembali berlangsung setelah insiden robohnya atap ruang kelas pada Selasa (12/5/2026) lalu.

Meski pembelajaran kembali digelar secara langsung, para siswa belum bisa menggunakan ruang kelas karena kondisi bangunan masih dalam proses penanganan pasca-ambruk.

Siswa Belajar di Musala dan Perpustakaan

Wakil Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Cipto Waluyo, membenarkan bahwa KBM tatap muka sudah kembali dimulai sejak Senin (18/5/2026).

"Hari ini kegiatan belajar mengajar MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan tatap muka sudah dilaksanakan hari ini," kata Cipto, Senin (18/5/2026).

Suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan
BELAJAR MENGAJAR - Suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen di Musala sekolah dan perpustakaan, Senin (18/5/2026). Meski pembelajaran kembali digelar secara langsung, para siswa belum bisa menggunakan ruang kelas karena kondisi bangunan masih dalam proses penanganan pasca-ambruk.

Namun, ia menegaskan kegiatan belajar belum dilakukan di ruang kelas seperti biasa karena bangunan masih belum layak digunakan.

"Kegiatan belajar mengajar tatap muka, namun tidak ruang kelas, karena belum bisa digunakan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Komite MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Agus Anwar Rosidi, mengatakan siswa kelas VII dan VIII kini menjalani pembelajaran sementara di area lain di lingkungan sekolah.

"Kegiatan belajar kelas VII dan VIII sementara tidak di kelas, tapi di musala sekolah dan perpustakaan," kata dia.

Baca juga: Berdiri Sejak 1978, MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen Baru Sekali Diperbaiki 

Menunggu Keputusan Dinas PU

Agus menjelaskan, sistem belajar sementara tersebut akan terus dilakukan hingga proses perbaikan gedung selesai.

Ia menyebutkan atap bangunan kelas yang roboh kini sudah dibongkar seluruhnya demi alasan keamanan.

"Terkait pembangunan gedung kelas ini kami menunggu keputusan dari Dinas PU, apakah Dinas PU bangun atau tidak, info keputusannya Rabu," kata dia.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved