Idul Adha 2026

Ragil, Sapi Kurban Prabowo di Karanganyar Jalani Karantina Khusus Hingga Bakal Dikawal Polisi

Sapi kurban bernama Ragil tersebut saat ini berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
DIBELI PRABOWO - Ragil, sapi peranakan Simmental berat 1,1 ton milik Sugiarto, warga Dukuh Duwet, RT 01, RW 1, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar yang dibeli Presiden Prabowo Subianto seharga Rp110 juta. Uang hasil jual sapi Simmental-PO itu akan digunakan untuk membeli sapi dan memperbaiki kandang. 

Sapi jumbo tersebut milik Sugiarto, warga Dukuh Duwet, RT 01 RW 01, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.

Ukurannya yang besar dan kondisi kesehatannya yang prima membuat sapi itu lolos seleksi sebagai hewan kurban Presiden.

Baca juga: Hadi Sumanto, Peternak Sapi Pertama di Desa Tangkil Sragen yang Sapinya Dibeli Presiden Prabowo

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, membenarkan kabar tersebut.

"Ada satu sapi di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar yang dibeli oleh Pak Prabowo, melalui Sekretariat Presiden untuk hewan kurban Idul Adha tahun ini," kata Feriana, Kamis (14/5/2026).

Feriana menjelaskan, sapi peranakan Simmental itu diperkirakan berusia sekitar tiga tahun.

Sebelum dibeli, sapi tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Baca juga: Kisah Peternak dari Tangkil Sragen, Tawarkan 2 Sapi Kurban, Hanya Glendoh yang Dipilih Prabowo

Ia mengatakan, pembayaran sapi sudah dilakukan lunas oleh Sekretariat Presiden pada Rabu (13/5/2026).

"Jenis sapi yang dibeli yaitu peranakan Simmental, dan sapi telah melewati proses pemeriksaan kesehatan, dan sudah dibayar lunas oleh Sekretariat Presiden," kata dia.

Setelah transaksi selesai, sapi tersebut kini memasuki tahap pengawasan dan karantina guna menjaga kondisinya tetap prima menjelang Idul Adha.

Menurut Feriana, pihak Sekretariat Presiden juga meminta agar sapi tidak terlalu banyak dikunjungi warga demi menjaga kesehatannya.

"Kemarin dari sekretariat Presiden telah memesan agar sapi untuk dikarantina dan tidak banyak dikunjungi, karena akan sangat riskan kepada kesehatan sapi, dan rencananya sapi itu akan dibawa ke Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar," kata dia.

Sapi berbobot fantastis itu pun kini menjadi perhatian warga sekitar setelah dipastikan menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto tahun ini.

 

 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved