Idul Adha 2026

Curhat Pedagang Hewan Kurban di Karanganyar, Daya Beli Melemah Imbas Dolar Menguat

Daya beli masyarakat pada Idul Adha tahun ini menurun dibanding tahun kemarin. Pedagang kurban menyebut, dagangan mereka masih tersisa banyak.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
DAYA BELI MELEMAH. Penampakan lokasi jual hewan kurban di sepanjang Jalan Lawu, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, jelang Idul Adha, Senin (25/5/2026). Pedagang menyebut daya beli masyarakat melemah. 
Ringkasan Berita:
  • Penjualan hewan kurban di Jalan Lawu, Desa Papahan, Jaten, Karanganyar menurun pada Iduladha 2026. Pedagang menyebut melemahnya rupiah terhadap dolar AS ikut memengaruhi daya beli masyarakat.
  • Joko Subandono mengatakan tahun lalu hewan kurban yang tersisa hanya 3 ekor, sedangkan tahun ini masih ada 16 ekor yang belum terjual. 
  • Pedagang lain, Zulfa, menyebut penjualan kambing pada H-2 Iduladha tahun ini hanya 10 ekor, lebih sedikit dibanding tahun lalu yang mencapai 15 ekor.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR  - Melemahnya nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat memengaruhi daya beli masyarakat di Kabupaten Karanganyar, salah satunya terhadap penjualan hewan kurban di Kabupaten Karanganyar.

Penjualan hewan kurban di pinggir Jalan Lawu, tepatnya di Desa Papahan, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, tahun ini menurun.

Saat ditemui, Joko Subandono (44), salah satu pegawai penjual hewan kurban di Jalan Lawu, Desa Papahan, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, mengatakan pada Iduladha tahun lalu jumlah hewan kurban yang tersisa jauh lebih sedikit dibanding tahun ini.

"Tahun lalu sisa 3 ekor, tahun ini masih ada 16 ekor hewan yang belum laku di sini," kata Joko, Senin (25/5/2026).

Joko mengatakan harga hewan kurban jenis kambing dan domba tahun ini lebih rendah daripada tahun lalu.

JUAL KURBAN - Penampakan lokasi jual hewan kurban di sepanjang Jalan Lawu, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, jelang Idul Adha, Senin (25/5/2026). Penjual hewan kurban mengaku tahun ini penjualan lebih sepi dibandingkan sebelumnya.
JUAL KURBAN - Penampakan lokasi jual hewan kurban di sepanjang Jalan Lawu, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, jelang Idul Adha, Senin (25/5/2026). Penjual hewan kurban mengaku tahun ini penjualan lebih sepi dibandingkan sebelumnya. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Daya Beli Menurun

Ia menuturkan, pada tahun ini harga hewan yang terjual sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta.

Sementara tahun lalu ada yang mencapai Rp5 juta.

Dia mengatakan jumlah hewan yang dibawa tahun ini juga lebih sedikit dibanding tahun lalu, yakni tahun lalu 40 ekor dan tahun ini 30 ekor.

Baca juga: Kata Siapa Orang Desa Tak Terpengaruh Dolar? Penjual Hewan Kurban di Karanganyar Ini Curhat Sedih

"Rata-rata banyak nawar, ada yang beli ada yang tidak, harga kambing turun dan daya beli juga menurun," kata dia.

Zulfa (22), salah satu pedagang hewan kurban di sana, mengatakan jumlah hewan kurban kambing di lapak yang terjual tahun ini lebih sedikit dibanding tahun lalu.

Ia mengatakan, tahun lalu pada H-2 bisa terjual 15 ekor kambing, sedangkan tahun ini hanya 10 ekor kambing.

"Jadi, saya sudah memulai Rumah Kurban Jaya ini, tahun ketiga sudah buka lapak. Perkembangannya masih meningkat, tapi orang yang datang ke sini tahun ini lebih rendah dari tahun lalu," kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved