Idul Adha 2026

Sapi Kurban Lepas dan Nyemplung Parit di Selogiri Wonogiri, Evakuasi Dramatis Berlangsung 3 Jam

Damkar Wonogiri dan beberapa instansi terkait melakukan evakuasi sapi kurban terjebak di parit.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
EVAKUASI. Sapi kurban milik warga Kecamatan Selogiri, Wonogiri, terjebak di parit sungai belakang kandang pada Selasa (26/5/2026) malam. Lokasi tersebut sulit dijangkau. 
Ringkasan Berita:
  • Seekor sapi kurban milik warga Selogiri, Wonogiri, terjebak di parit sungai belakang kandang pada Selasa malam (26/5/2026) setelah terlepas dari ikatan.
  • Tim gabungan dari BPBD Wonogiri, SAR, Damkar, dan warga mengevakuasi sapi selama lebih dari tiga jam karena medan sempit dan sulit dijangkau.
  • Sapi berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup, namun mengalami patah kaki belakang kiri. Warga diimbau memperkuat kandang dan tali pengaman menjelang Idul Adha.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Seekor sapi kurban milik warga Kecamatan Selogiri, Wonogiri, terjebak di parit sungai belakang kandang pada Selasa (26/5/2026) malam.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari tiga jam karena kondisi lokasi yang sulit dijangkau.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 18.00 WIB terkait sapi milik Margono yang terlepas dari kandang dan masuk ke parit sungai di Dusun Nanger RT 06/RW 05, Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri.

“Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan,” jelasnya.

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Wonogiri, SAR Wonogiri, Damkar Wonogiri, serta dibantu warga sekitar.

Sapi terjebak Wonogiri 54
EVAKUASI. Sapi kurban milik warga Kecamatan Selogiri, Wonogiri, terjebak di parit sungai belakang kandang pada Selasa (26/5/2026) malam. Lokasi tersebut sulit dijangkau.

Tali dan Tenaga Manual

Petugas menggunakan tali dan tenaga manual untuk menarik sapi keluar dari parit yang cukup sempit.

Proses penyelamatan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan baru berhasil diselesaikan pada pukul 22.30 WIB.

Medan yang sempit serta posisi sapi yang sulit dijangkau membuat proses evakuasi berjalan cukup alot.

Baca juga: Heboh Sapi Kurban Lepas di Klaten, Panitia Terpaksa Sembelih di Sawah Lalu Evakuasi Pakai Crane

Meski berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup, sapi kurban tersebut mengalami patah kaki belakang sebelah kiri dan terlihat lemas setelah diangkat dari parit.

Fuad mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengikat dan mengawasi hewan ternak, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha ketika aktivitas penjualan dan penempatan hewan kurban meningkat.

“Pastikan kandang maupun tali pengaman benar-benar kuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved