Makam di Boyolali Diekshumasi
Pengacara Sebut Sate Maut Dibeli dari Pandeyan Boyolali, Dikirim Ojol ke Rumah Korban
Kuasa hukum keluarga perempuan berinisial A (57), warga Dukuh Sindon, Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, mengungkap fakta baru
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Tri Widodo
"Selain barang bukti berupa pakaian korban, penyidik juga mengamankan satu ekor ayam yang mati setelah memakan sisa sate tersebut," katanya.
Pihak keluarga menduga ada zat tertentu dalam makanan yang dikirim secara misterius tersebut. Namun mereka menyerahkan sepenuhnya pembuktian kepada kepolisian dan tim laboratorium forensik.
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil laboratorium forensik dari tim Dokkes Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab kematian korban.
"Kami tidak menuduh siapa pun dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Kami berharap hasil laboratorium forensik segera keluar sehingga penyebab kematian korban dapat terungkap dengan jelas," tandas Wiwik.
Sementara itu, kakak kandung korban, Widodo (61), membenarkan adanya ayam yang mati setelah memakan sisa sate tersebut.
"Ada lima ekor ayam yang memakan sisa sate korban. Untuk sampel, satu ekor ayam yang mati kami simpan," ujarnya. (*)
| Fakta Baru Misteri Kematian Nenek Paruh Baya di Sindon Boyolali, 5 Ayam Mati Usai Patuk Bumbu Sate |
|
|---|
| Kejanggalan Kematian Perempuan di Sindon Boyolali Usai Makan Sate Ayam, Ada Bekas Muntahan |
|
|---|
| Lampu Rumah Masih Menyala Jadi Awal Terungkapnya Kematian Janggal Perempuan di Boyolali |
|
|---|
| Kronologi Warga Boyolali Tewas Membiru Sehari Setelah Terima Kiriman Sate, Polisi Lakukan Ekshumasi |
|
|---|
| Polisi Bongkar Makam Warga Boyolali, Keluarga Curiga Korban Keracunan, Diduga Tewas Pasca Makan Sate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Polisi-melakukan-ekshumasi-makam-wanita-yang-diduga-korban-keracunan-di-Ngemplak-Boyolali.jpg)