Bentrok di Banyudono Boyolali

Kronologi Bentrokan Dua Kelompok di Banyudono Boyolali, Massa Datang dari Barat

Bentrok antara dua kelompok yang belum dikenal terjadi di Boyolali, warga panik dan kaca indomaret pecah akibat kejadian ini.

Tayang:
TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
KACA PECAH. Kondisi indomaret di Bangak, Banyudono, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (31/5/2026) sore. Dua kelompok bentrok hingga menyebabkan kerusakan. 

Selain itu, satu unit sepeda motor milik pelanggan yang terparkir di halaman gerai juga mengalami kerusakan akibat amukan massa.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah bentrokan meluas.

Baca juga: Bentrokan Dua Kelompok Pecah di Banyudono Boyolali, Satu Orang Terluka dan Kaca Indomaret Pecah

Sejumlah personel disiagakan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan keributan lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, motif bentrokan maupun identitas kelompok yang terlibat masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pendataan terhadap kerusakan dan korban yang timbul akibat insiden tersebut.

Motor Pelanggan Rusak

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, keributan yang terjadi dalam dua gelombang tersebut mengakibatkan satu orang terluka, kaca gerai Indomaret pecah, serta satu unit sepeda motor pelanggan mengalami kerusakan.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di depan Indomaret Ngangkruk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, dua kelompok terlibat bentrokan fisik selama kurang lebih 10 menit.

Situasi yang mendadak ricuh membuat sejumlah warga dan pengunjung panik.

Saat bentrokan berlangsung, beberapa orang yang berada di sekitar lokasi bahkan berusaha masuk ke dalam gerai Indomaret untuk mencari perlindungan dari lemparan benda dan aksi saling serang antarkelompok.

Akibat bentrokan pertama tersebut, kaca bagian depan gerai Indomaret pecah.

Selain itu, halaman toko dipenuhi ceceran batu dan potongan kayu yang diduga digunakan sebagai alat penyerangan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved