Ide Bisnis

5 Ide Ternak untuk Pemula, Modal Kecil Punya Prospek Bagus di Solo Raya

Bagi masyarakat yang ingin menambah penghasilan atau memulai usaha sampingan, berikut lima ide ternak yang cocok untuk pemula.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunjateng.com/Indra Dwi Purnomo
IDE TERNAK - Agus Nurokhim pembudidaya maggot. Bagi masyarakat yang ingin menambah penghasilan atau memulai usaha sampingan, berikut lima ide ternak yang cocok untuk pemula dengan modal terjangkau. 

Cacing dapat diberi makan dari limbah organik rumah tangga seperti sisa sayuran, daun kering, dan kompos.

Selain menjual cacing, peternak juga bisa memperoleh tambahan pendapatan dari hasil kascing atau kotoran cacing yang banyak dicari sebagai pupuk organik.

4. Ternak Burung Puyuh Penghasil Telur Harian

Burung puyuh dikenal sebagai unggas yang produktif menghasilkan telur.

Karena ukuran tubuhnya kecil, kebutuhan lahan dan kandang juga tidak terlalu besar.

Perkiraan kebutuhan modal:

  • Bibit puyuh 12 ekor: Rp96.000
  • Kandang mini sederhana: Rp85.000
  • Tempat makan dan minum: Rp25.000
  • Pakan awal 5 kg: Rp55.000
  • Vitamin sederhana: Rp14.000
  • Lampu penghangat: Rp25.000

Keuntungan utama ternak puyuh adalah adanya pemasukan yang lebih cepat dari hasil penjualan telur.

Jika produktivitas tetap terjaga, peternak dapat memperoleh pendapatan harian yang membantu menjaga arus kas usaha.

Telur puyuh juga memiliki pasar yang luas, mulai dari pedagang makanan, warung makan, hingga konsumen rumah tangga.

5. Ternak Maggot BSF yang Ramah Lingkungan

Beberapa tahun terakhir, budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) semakin populer.

Larva ini banyak digunakan sebagai alternatif pakan ikan dan unggas karena kandungan proteinnya tinggi.

Estimasi modal awal:

  • Telur BSF atau starter kit: Rp75.000
  • Wadah budidaya: Rp60.000
  • Rak sederhana: Rp40.000
  • Jaring penutup: Rp25.000
  • Media fermentasi: Rp20.000
  • Ember penampung limbah organik: Rp30.000
  • EM4 atau aktivator fermentasi: Rp20.000
  • Cadangan operasional: Rp30.000

Maggot memiliki siklus pertumbuhan yang cepat dan dapat dibudidayakan menggunakan limbah organik rumah tangga.

Selain menghasilkan nilai ekonomi, usaha ini juga membantu mengurangi volume sampah organik sehingga lebih ramah lingkungan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved