Jalan Rusak di Sragen

Aspal Mengelupas Hingga Debu Beterbangan di Jalan Desa Gading Sragen, Pengendara Was-was Melintas

Aspal jalan tampak mengelupas, permukaan bergelombang, serta dipenuhi pasir dan debu yang beterbangan saat kendaraan melintas.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
DEBU BETERBANGAN - Kondisi jalan rusak di Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Rabu (3/6/2026). Aspal jalan tampak mengelupas, permukaan bergelombang, serta dipenuhi pasir dan debu yang beterbangan saat kendaraan melintas mengganggu kenyamanan berkendara bagi mereka yang melintas. 
Ringkasan Berita:
  • Jalan kabupaten di Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, kondisinya rusak dan memprihatinkan. Aspal mengelupas, jalan bergelombang, serta dipenuhi debu dan pasir saat musim kemarau.
  • Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, kondisi jalan yang tak rata membuat pengendara harus berhati-hati saat melintas. 
  • Kades Gading Puryanto menyebut jalan tersebut berstatus jalan kabupaten sejak 2022. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Kondisi jalan rusak kembali dikeluhkan warga di Kabupaten Sragen. Kali ini, kerusakan terjadi di jalan masuk Desa Gading, Kecamatan Tanon, yang kini berstatus jalan kabupaten. 

Kondisi jalan terlihat memprihatinkan, Rabu (3/6) sore. Aspal jalan tampak mengelupas, permukaan bergelombang, serta dipenuhi pasir dan debu yang beterbangan saat kendaraan melintas.

Pengendara roda dua harus memperlambat laju kendaraan karena permukaan jalan tidak rata dan cukup mengganggu kenyamanan berkendara.

RUSAK. Jalan di Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Rabu (3/6/2026). Jalan ini sudah lama tak tersentuh perbaikan.
RUSAK. Jalan di Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Rabu (3/6/2026). Jalan ini sudah lama tak tersentuh perbaikan. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Di sejumlah titik, debu menutupi badan jalan hingga membuat jarak pandang pengendara terganggu saat kendaraan lain melintas.

Kondisi tersebut semakin terasa saat musim kemarau.

Berubah Status

Kepala Desa Gading, Puryanto, mengatakan jalan tersebut sebelumnya merupakan jalan desa sebelum berubah status menjadi jalan kabupaten pada tahun 2022.

“Jalan tersebut sudah lama menjadi jalan Kabupaten, sejak tahun 2022,” kata Puryanto, Rabu (3/6).

Baca juga: Cara Berkendara Hingga Saling Tatap di Jalan Jadi Pemicu Kasus Pembacokan Pemuda di Gatsu Solo

Meski mendapat sorotan warga, Puryanto menilai kondisi jalan masih tergolong layak dilalui kendaraan.

“Kondisinya biasa saja, berdebu saat musim kemarau, tidak rusak parah, bergelombang kecil-kecil, tetapi tidak masalah untuk kendaraan karena jalan sudah keras,” kata Puryanto.

Sempat Diperbaiki Beberapa Kali

Sebelum status jalan berubah menjadi jalan kabupaten, pemerintah desa sempat melakukan pengaspalan menggunakan anggaran desa.

Selain itu, sebagian ruas jalan juga sudah mendapatkan perbaikan melalui dana aspirasi anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Sriyanto, pada tahun 2025 lalu.

“Dari Pak Sriyanto, anggota DPR RI dari fraksi Gerindra sudah mengganggarkan dana untuk perbaikan jalan sepanjang 2,5 kilometer pada tahun lalu, sisanya kami belum tahu apakah tahun ini masih bisa dianggarkan atau tidak,” ucap dia.

Baca juga: Sudah Sejak 2014, Jalan Rusak di Desa Dagen Karanganyar Hanya Ditambal Sulam, Ini Penyebabnya!

Diketahui, total panjang jalan tersebut mencapai sekitar 3,5 kilometer. Artinya, masih ada sekitar satu kilometer ruas jalan yang belum tersentuh perbaikan.

Warga berharap sisa ruas jalan yang rusak dapat segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat, terutama akses transportasi dan distribusi hasil pertanian, tidak terganggu saat musim kemarau maupun penghujan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved