Temuan Bocah Meninggal di Sragen

Dewi Sri Lestari Kaget Bukan Kepalang, Pulang Kerja Lihat Bilqis Tewas Mengenaskan

Dewi Sri Lestari (34) kaget setibanya di rumah usai kerja seharian di pabrik.

Tayang:
TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
SEDIH: Sang ibu, Dewi Sri Lestari (34), menceritakan detik-detik memilukan saat pertama kali menemukan putrinya sudah tidak bernyawa di dalam rumah. Bilqis ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah, Jumat (5/6/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Dewi Sri Lestari (34) awalnya tidak menyadari ada hal janggal saat menemukan putrinya, Bilqis Rajiansyah (11), terbaring di tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut di rumah mereka di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen.
  • Namun, Dewi mulai panik setelah melihat bercak darah di seprai dan bagian kaki korban. 
  • Saat memeriksa lebih lanjut, ia terkejut mendapati putrinya sudah mengalami luka serius yang diduga akibat senjata tajam, termasuk luka di wajah, jari terpotong, dan luka di lengan.
 

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma’ruf

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Dewi Sri Lestari (34) tak pernah menyangka pemandangan yang ia lihat di dalam rumahnya di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, akan menjadi momen paling mengejutkan dalam hidupnya.

Dengan nada masih terguncang, ibu dari Bilqis Rajiansyah (11) itu menuturkan, awalnya ia sama sekali tidak menaruh curiga saat mendapati sang anak terbaring di tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut.

Di benaknya saat itu, Bilqis hanya sedang tertidur atau sedang sakit ringan karena tidak merespons saat dipanggil.
Namun, ketenangan itu berubah seketika.

Baca juga: Kesaksian Pilu Ibu Bilqis: Dikira Tidur, Ternyata Tewas dengan Luka Senjata Tajam

Baca juga: Lingkungan Rumah Korban Relatif Sepi, Tak Ada Warga yang Mengetahui Peristiwa Tragis Bilqis

Dewi mengaku tubuhnya langsung lemas saat melihat sesuatu yang janggal di tempat tidur anaknya.

“Saat saya buka, saya melihat ada darah di bagian kaki dan seprainya,” ujar Dewi, Sabtu (6/6/2026), dengan suara bergetar.

Kaget bukan main, Dewi langsung panik dan berusaha memastikan kondisi putrinya. Namun, momen berikutnya justru membuatnya semakin terpukul.

Saat tubuh korban dibalik, Dewi seketika terdiam melihat kondisi Bilqis yang sudah penuh luka.

“Saat saya membaringkan, wajahnya sudah rusak karena dibacok. Jarinya ada yang terpotong dan di lengan juga ada luka. Kemudian saya nyalakan lampu,” tuturnya.

Dewi menambahkan, posisi tubuh korban saat ditemukan miring dengan kepala sedikit tertunduk ke bawah, masih tertutup selimut sehingga dari luar tampak seperti sedang tidur.

Kesadaran bahwa putrinya telah menjadi korban kekerasan membuat Dewi langsung berlari keluar rumah meminta pertolongan warga.

Namun karena kondisi lingkungan yang sepi, teriakannya sempat tidak langsung mendapat respons.

“Setelah itu saya keluar minta tolong warga, tetapi tidak ada yang dengar dan tidak ada yang keluar,” katanya.

Tak lama berselang, warga akhirnya berdatangan setelah mendengar kabar tersebut. Peristiwa tragis itu pun sontak menggemparkan warga Desa Dawung dan sekitarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved