Temuan Jenazah di Klaten
Terungkap, Kakek Tewas Mengapung di Sungai Dengkeng Klaten Punya Riwayat Epilepsi
Kakek yang ditemukan mengapung di Sungai Dengkeng Klaten diketahui memiliki riwayat epilepsi dan sempat dilaporkan hilang.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Kakek bernama Prapto Mulyono Sukono (80), warga Pedan, Klaten, yang ditemukan mengapung di Sungai Dengkeng diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi berdasarkan keterangan keluarga.
- Korban sebelumnya dilaporkan hilang. Jenazahnya ditemukan warga yang sedang mencari ikan setelah melihat sosok menyerupai manusia
- Hasil pemeriksaan medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan. Polisi juga memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Seorang kakek yang ditemukan meninggal mengapung di aliran Sungai Dengkeng, Desa Babadan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Informasi tersebut diperoleh polisi dari keterangan pihak keluarga setelah proses identifikasi korban dilakukan.
"Dari keterangan keluarga, korban mempunyai penyakit epilepsi," ujar Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto, Minggu (7/6/2026).
Korban diketahui bernama Prapto Mulyono Sukono (80), warga Desa Sobayan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya beberapa hari sebelumnya.
Jenazah korban ditemukan oleh warga yang sedang mencari ikan di Sungai Dengkeng menggunakan perahu.
Saat itu, warga melihat sebuah benda yang tersangkut di ranting pohon bambu dan menyerupai sosok manusia.
"Warga itu lalu melihat ada sesuatu, yang menyangkut di ranting pohon bambu yg berbentuk menyerupai manusia," kata Suwoto.
Untuk memastikan temuannya, warga mendekati benda tersebut karena sempat mengira sosok yang terlihat dari kejauhan itu hanyalah boneka sawah.
Setelah diperiksa lebih dekat, warga mengetahui bahwa benda tersebut merupakan jasad manusia.
Mereka kemudian menepikan perahu dan melaporkan temuan itu kepada polisi serta relawan setempat.
"Kemudian para saksi bergegas menuju tepi sungai, untuk menghubungi anggota Polsek Karangdowo dan relawan Karangdowo," ujarnya.
Petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi jenazah.
Baca juga: Kakek yang Ditemukan Mengapung di Sungai Dengkeng Klaten Diperkirakan Sudah Meninggal Empat Hari
Identitas Korban Terungkap Setelah Keluarga Datang
Usai proses evakuasi, polisi melakukan serangkaian identifikasi untuk mengetahui identitas korban.
| Detik-detik Penemuan Pria Lansia Mengapung di Sungai Klaten, Dikira Boneka Sawah Ternyata Mayat |
|
|---|
| Kakek yang Ditemukan Mengapung di Sungai Dengkeng Klaten Diperkirakan Sudah Meninggal Empat Hari |
|
|---|
| Dikira Boneka Sawah, Warga Pencari Ikan Temukan Jenazah Kakek Mengapung di Sungai Dengkeng Klaten |
|
|---|
| Sempat Hilang, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Dengkeng Klaten |
|
|---|
| Kisah Lansia di Klaten: Meninggal Dunia Sendirian di Rumahnya, Anak-anaknya di Luar Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-jenazah-seorang-kakek-ditemukan-mengapung-3.jpg)