Solar Tumpah di Boyolali
Jalan di Simpang Lima Boyolali Licin Gegara Solar Tumpah dari Pikap, Pemotor Nyaris Celaka
Tumpahan solar diduga berasal dari sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max yang melintas di kawasan tersebut.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Tumpahan solar di kawasan Simpang Lima Boyolali membuat jalan licin dan membahayakan pengendara, Senin (8/6/2026).
- Solar diduga berasal dari mobil pikap Daihatsu Grand Max yang dimodifikasi dan diduga terkait praktik “ngangsu” solar.
- Damkar Boyolali dikerahkan membersihkan jalan, sementara warga meminta ada penindakan tegas karena membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Tumpahan solar dalam jumlah besar di kawasan Simpang Lima Boyolali membuat ruas jalan licin dan membahayakan pengendara, Senin (8/6/2026).
Kondisi tersebut memaksa petugas Damkar Kabupaten Boyolali turun tangan membersihkan jalan agar tidak memicu kecelakaan.
Tumpahan solar diduga berasal dari sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max yang melintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, kendaraan itu tampak telah dimodifikasi pada bagian bak belakang dan ditutup terpal.
Saat melintas di tikungan Simpang Lima, cairan solar diduga tumpah dari kendaraan hingga membasahi permukaan aspal.
Baca juga: Terbongkar! Modus Penimbunan Solar Bersubsidi di Klaten, Modifikasi Tangki Mobil Jadi 300 Liter
Akibatnya, jalan menjadi sangat licin dan berisiko menyebabkan pengendara sepeda motor tergelincir.
Diduga, solar tersebut merupakan hasil praktik “ngangsu”, yakni aktivitas membeli solar secara berulang di sejumlah SPBU untuk kemudian dikumpulkan, ditimbun, atau dijual kembali.
Bahayakan Pengendara Lain
Kondisi ini pun memicu kekhawatiran warga sekitar.
Salah seorang warga Boyolali, Wawan, mengaku sempat melihat pengendara motor hampir terjatuh akibat jalan licin terkena solar.
Baca juga: Akhir dari Kasus Sate Maut Boyolali, Menantu Korban Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
"Jelas sangat membahayakan. Jalan jadi licin sekali, tadi saja saya lihat ada pemotor yang hampir terpeleset. Praktik ngangsu solar ini sudah meresahkan, apalagi kalau sampai tumpah di jalan raya seperti ini. Harusnya ada penindakan tegas agar tidak ada lagi yang berani berbuat seperti itu," ujar Wawan saat ditemui di lokasi.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan penyemprotan air dan pembersihan permukaan jalan untuk menghilangkan sisa solar di aspal.
Proses pembersihan berlangsung cukup lama demi memastikan kondisi jalan benar-benar aman dilalui kendaraan dan tidak lagi licin.
| Terungkap, Sate Beracun Menantu Tewaskan Nenek di Sindon Boyolali, 13 Tusuk Sate Ditemukan di TKP |
|
|---|
| BREAKING NEWS : Kasus Sate Maut di Sindon Boyolali, Polisi Tetapkan Menantu Sebagai Tersangka |
|
|---|
| Olah TKP Kasus Pembunuhan Bocah Sragen Dilakukan Berulang, Pakar Tekankan Aspek Efektivitas |
|
|---|
| Jadwal Samsat Keliling Solo dan Lokasinya Senin 8 Juni 2026 : Cek Persyaratannya |
|
|---|
| Motif Masih Misteri, Polisi Intensifkan Olah TKP Kasus Pembunuhan Bocah Perempuan di Sragen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/SOLAR-TUMPAH-Damkar-tengah-membersihkan-solar-yang-tumpah-di-kawasan-Simpang-Lima-Boyolali.jpg)