Kuliner di Solo
Mengenal Opak Angin Camilan Tradisional Khas Solo yang Sudah Mulai Langka
Opak Angin dibuat dari bahan dasar ketan dan gula jawa, kemudian dipanggang secara tradisional di atas bara api menggunakan anglo.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Opak Angin adalah salah satu camilan tradisional khas Solo yang kini semakin sulit ditemui.
Jajanan yang bentuknya menyerupai kerupuk ini perlahan mulai langka, bahkan penjualnya pun sudah jarang terlihat di Solo.
Opak Angin dibuat dari bahan da
sar ketan dan gula jawa, kemudian dipanggang secara tradisional di atas bara api menggunakan anglo.
Karena proses memasaknya tanpa minyak, camilan ini kerap disebut sebagai makanan bebas kolesterol.
Keistimewaan lain terletak pada cara pengolahan ketan.
Baca juga: Sejarah Lumpia Duleg, Kuliner Langka di Klaten yang Sudah Ada Sejak Awal Kemerdekaan
Adonan tidak boleh digiling dengan mesin, melainkan harus ditumbuk menggunakan lesung.
Saat proses penumbukan, gula jawa dimasukkan sedikit demi sedikit hingga adonan siap dipanggang dan bisa mengembang sempurna.
Teksturnya renyah sekaligus lembut.
Saat digigit, opak akan langsung lumer di mulut, seolah terbawa angin.
Dari sensasi inilah nama “Opak Angin” berasal.
Opak Angin sudah dikenal masyarakat Solo sejak 1960-an.
Baca juga: Sejarah Dibangunnya Patung Kuda Arjuna Wiwaha di Simpang Lima Boyolali, Habiskan Dana Rp 6 Miliar
Bentuknya menyerupai kerupuk dengan bentuk persegi panjang atau persegi.
Dahulu, camilan ini dibuat khusus untuk keperluan ritual pada peringatan 1 Muharam, sehingga memiliki nilai budaya yang kental.
Kini, Opak Angin sudah sangat sulit ditemukan karena warisan resep hanya dipertahankan oleh beberapa individu, sementara generasi muda tidak banyak melanjutkannya
(*)
| Rekomendasi Kuliner di Solo : Cicipi Sate Kere Mbak Tugiyem Langganan Jokowi, Bumbunya Meresap |
|
|---|
| 10 Rekomendasi Tengkleng Enak di Solo : Ada yang Rasanya Ringan hingga Pedas Menggelegar |
|
|---|
| Rekomendasi Kuliner di Solo : Coba Sarapan Timlo Sastro, Kuliner Legendaris Sejak 1952 |
|
|---|
| Asal Usul Risol Mayo, Camilan Favorit Warga Solo Raya yang Mudah Ditemukan di Tenongan |
|
|---|
| 5 Istilah Kuliner Non-halal di Solo, Umat Islam Wajib Tahu! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Opak-angin-kuliner-camilan-khas-Solo.jpg)