Aksi Perusakan Rumah Warga Pajang

Datang Dini Hari, Seorang Pemuda Ngamuk dan Rusak Rumah Warga Pajang Solo Pakai Potongan Besi

EBU nekat mendatangi rumah milik S di Jalan Gondosuli Selatan. Tanpa basa-basi, ia langsung mengamuk dan merusak sejumlah bagian rumah.

Tayang:
Istimewa
NGAMUK - Warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, digegerkan oleh aksi pengerusakan rumah yang terjadi pada Sabtu (5/10/2025) dini hari. Pelaku diketahui berinisial EBU (29), warga Laweyan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, digegerkan oleh aksi perusakan rumah yang terjadi pada Sabtu (5/10/2025) dini hari.

Pelaku diketahui berinisial EBU (29), warga Laweyan.

EBU nekat mendatangi rumah milik S di Jalan Gondosuli Selatan.

Tanpa basa-basi, ia langsung mengamuk dan merusak sejumlah bagian rumah.

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Samapta Polresta Solo Kompol Edi Sukamto membenarkan kejadian tersebut.

“Mendapat laporan tersebut, Tim Sparta yang sedang berpatroli langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas menemukan seorang laki-laki yang memegang potongan besi dan diduga baru saja melakukan pengrusakan rumah milik warga,” ungkap Kompol Edi, Minggu (6/10/2025).

Warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo
NGAMUK - Warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, digegerkan oleh aksi perusakan rumah yang terjadi pada Sabtu (5/10/2025) dini hari. Pelaku diketahui berinisial EBU (29), warga Laweyan.

Petugas sempat melakukan mediasi singkat untuk meredakan situasi yang memanas.

“Pelaku masih terlihat emosi dan sempat berbicara dengan nada tinggi. Namun anggota berhasil menenangkan dan akhirnya mengamankan pelaku beserta barang bukti,” jelasnya.

Dari hasil interogasi awal, EBU mengaku aksi nekatnya dipicu oleh persoalan pribadi dengan anak pemilik rumah.

Sebelumnya, sempat terjadi perkelahian antara keduanya yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian hidung.

“Saat malam kejadian, pelaku datang untuk mencari anak korban. Karena tidak bertemu, emosinya meledak dan melampiaskan kekesalan dengan merusak rumah korban,” lanjut Edi.

Akibat aksi tersebut, beberapa bagian rumah mengalami kerusakan, termasuk kaca pintu dan sangkar burung. Satu ekor burung peliharaan juga dilaporkan hilang.

“Dari hasil olah tempat kejadian, kaca pintu rumah pecah, sangkar burung rusak, dan satu ekor burung peliharaan dilaporkan hilang,” urainya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya potongan besi, satu unit sepeda motor, dan pecahan kaca pintu rumah.

Baca juga: Gerombolan Misterius Masuk Permukiman Warga di Ngawen Klaten, Lakukan Aksi Perusakan

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolresta Surakarta dan diserahkan kepada Unit Reskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih mendalami motif dan latar belakang hubungan antara pelaku dan anak korban. Seluruh prosesnya tetap kami tangani sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkas Edi.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved