Limbah Dapur MBG Cemari Saluran Air
Protes Limbah MBG di Solo, SPPG Banyuanyar 3 Masih Beroperasi Meski IPAL Belum Selesai Diperbaiki
SPPG Banyuanyar 3 Kota Solo jadi sorotan, ini lantaran limbah pembuangan MBG merembes ke saluran warga.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Meski tengah melakukan pembenahan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyuanyar 3 di Kota Solo tetap beroperasi menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta, Agung Riyadi, mengatakan aktivitas dapur masih berjalan dengan pengelolaan limbah sementara dilakukan secara manual.
“Tetap berjalan, tapi limbahnya dikelola secara manual. Itu kan pembuangan dari cucian, sekarang sudah dialihkan ke tempat lain,” jelas Agung, Selasa (21/10/2025).
Agung menegaskan bahwa limbah seharusnya tidak boleh dibuang langsung ke saluran air warga, terutama jika menimbulkan bau tak sedap.
“Sebelum proses pengolahan selesai, limbahnya tidak boleh masuk ke saluran warga karena bisa menimbulkan bau,” tuturnya.
Baca juga: Ultimatum DLH Solo Soal Limbah Dapur MBG: 14 Hari untuk Perbaiki Instalasi Limbah
Dari hasil verifikasi lapangan, DLH menemukan bahwa pihak pengelola memang sedang melakukan pembangunan IPAL baru.
Namun karena proses perbaikan berjalan bersamaan dengan kegiatan operasional dapur, sebagian limbah masih sempat merembes ke saluran air warga.
“Begitu ada laporan masuk melalui ULAS, kami langsung verifikasi ke lokasi. Ternyata memang sedang dibangun IPAL baru, tapi belum selesai. Karena tetap beroperasi, limbah cucian itu merembes, apalagi saat hujan jadi menimbulkan bau,” paparnya.
DLH sebelumnya telah memberikan waktu 14 hari kepada pengelola SPPG Banyuanyar 3 untuk menuntaskan perbaikan IPAL agar tidak kembali mencemari lingkungan sekitar. (*)
| Apa Itu SPPL? Disorot Setelah Dugaan Pencemaran Limbah Dapur MBG di Solo Mencuat |
|
|---|
| Ultimatum DLH Solo Soal Limbah Dapur MBG: 14 Hari untuk Perbaiki Instalasi Limbah |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pencemaran Limbah Mencuat, Baru Satu dari 31 SPPG di Solo Ajukan SPPL |
|
|---|
| Kesaksian Warga Solo, IPAL SPPG Banyuanyar 3 Tak Memadai, Limbah Merembes & Meluap ke Saluran Warga |
|
|---|
| Duduk Perkara Warga Banyuanyar Solo Protes Dapur MBG soal Pencemaran Limbah : Tak Penuhi Kesepakatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Saluran-air-warga-yang-diduga-terkena-limbah-dari-SPPG-Banyuanyar-3-di-Solo-Senin-20102025.jpg)