Warga Solo Protes Pendirian SPPG

Tak Ada Jaminan, Warga Khawatir Dampak Lingkungan Dapur SPPG Sekitar Rumah Gibran di Solo

Warga berharap pemerintah mempertimbangkan ulang lokasi pembangunan SPPG tersebut dan memastikan tidak ada dampak negatif

Penulis: Putradi Pamungkas | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com/Andreas Chris
PROTES. Pembangunan SPPG di RW 10 Kelurahan Sumber Solo disarankan dihentikan sementara usai muncul protes dari warga sekitar. Warga ini masih satu kelurahan dengan Wapres Gibran di Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga RT 1 RW 10, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pajajaran Utara III Nomor 46.

Meski lahan yang akan digunakan merupakan tanah kosong, warga menilai lingkungan sekitar sudah padat permukiman dan belum ada jaminan dampak pembangunan tidak akan mengganggu kenyamanan mereka.

“Tanahnya memang kosong, tapi kanan-kirinya sudah rumah semua. Padat,” ujar Ketua RT 1 RW 10 Sumber, Suyatno, saat berbincang dalam program Podcast Tribun Solo, Selasa (21/10/2025).

Dalam mediasi antara warga dengan pihak pengelola SPPG belum lama ini, Suyatno mengaku pihaknya belum mendapatkan jawaban memuaskan.

Baca juga: Warga Klaim Pemilihan Lokasi Dapur SPPG Sekitar Rumah Gibran di Solo Usulan Mitra : Bukan Pusat!

Warga mempertanyakan sejauh mana mobilitas kendaraan proyek akan berdampak pada akses jalan yang sempit, serta bagaimana pengelolaan lingkungan ke depannya.

Mereka mengaku belum mendapat penjelasan rinci mengenai hal tersebut.

“Kalau itu jalan (pembangunan tetap dilanjutkan), kami sudah wanti-wanti. Tapi dari pihak teknisnya sendiri tidak bisa menjamin soal kapasitas, limbah, dan hal-hal teknis lainnya. Itu yang bikin kami makin khawatir,” lanjut Suyatno.

Kekhawatiran warga semakin besar setelah mendengar informasi dari kawasan lain, salah satunya di Banyuanyar.

Mereka menyebut adanya pencemaran limbah dan menimbulkan gelombang protes warga sekitar.

“Kalau dibangun tapi kami tidak punya pegangan, tidak ada jaminan kenyamanan, kami jadi tidak tenang. Harapan kami, kalau memang belum terlambat, lebih baik dipindahkan saja,” tegas Suyatno.

Warga berharap pemerintah mempertimbangkan ulang lokasi pembangunan SPPG tersebut dan memastikan tidak ada dampak negatif terhadap lingkungan dan kenyamanan warga sekitar.

Baca juga: Cerita Ketua RT Soal Kisruh SPPG Sekitar Rumah Gibran di Solo : Terabas Izin, Tiba-tiba Ada Surat

Diberitakan sebelumnya, pembangunan SPPG Pajajaran Utara III Nomor 46 Sumber, Banjarsari, Solo menuai protes warga sekitar.

Lokasi tersebut berdekatan kediaman Wakil Presiden RI di Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan pantauan, lokasi pembangunan SPPG tersebut berada di tengah-tengah perkampungan warga.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved