Sejarah Kuliner Legendaris

Sejarah Kafe Es Setabelan Solo : Konon Sudah Jualan Sejak 1950, Ada Berbagai Macam Es dan Makanan

Ada tempat kuliner menarik di Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Tayang:
TRIBUNSOLO.COM.
MENIKMATI ES LEGENDARIS. Seporsi es coklat roti ala Kafe Es Setabelan di Banjarsari, Solo, Jumat (6/1/2025). Tempat kuliner itu menjajakan beberapa varian minuman dan sudah ada lebih dari setengah abad. 

TRIBUNSOLO.COM - Kota Solo tak hanya dikenal dengan budaya dan keramahan warganya, tetapi juga deretan kuliner legendaris yang telah menggoda lidah sejak puluhan tahun lalu.

Setiap sudut Kota Solo menyimpan cerita, termasuk dari sajian kuliner yang disajikan di warung-warung tua. Di sinilah cita rasa legendaris lahir dan bertahan lintas generasi.

Baca juga: Sejarah Brubus : Sajian Pembuka Khas Mangkunegaran Solo, Kuliner Langka dengan Filosofi Menarik

Kalau kamu berkunjung ke Solo, jangan cuma jalan-jalan ke tempat wisatanya saja! Coba juga deretan kuliner legendaris yang sudah terkenal sejak zaman dulu dan masih jadi favorit hingga sekarang.

Ada tempat kuliner menarik di Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo

Tempat kuliner itu menjajakan beberapa varian minuman dan sudah ada lebih dari setengah abad. 

Tempat itu bernama Kafe Es Setabelan yang berada di Jalan Abdul Muis Nomor 90, Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo

Konon, tempat kuliner tersebut sempat dikunjungi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di sela-sela persiapan pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

Tempat jualan bisa dikatakan minimalis sekali karena memanfaatkan salah satu bagian rumah. 

Jadi semacam ruang garasi di rumah tersebut yang ukurannya lebih kurang 4 meter x 5 meter. 

Sejarahnya

Tempat es ini dikelola dua orang perempuan paruh baya kakak-beradik bernama Harianti dan Widiastuti.

"Warung ini sudah ada lebih dari 50 tahun. Dari dulu di sini tidak pernah pindah," ujar Harianti saat ngobrol singkat dengan TribunSolo.com, Jumat (6/1/2023) lalu . 

Kafe Es Setabelan konon sudah ada sejak tahun 1950.

Usut punya usut Widiastuti dan Hariyanti merupakan kakak beradik yang meneruskan bisnis keluarga.

Cafe Es Setabelan ini merupakan warisan ibu dari Widiastuti dan Hariyanti.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved