Sejarah Kuliner Legendaris
Sejarah Kafe Es Setabelan Solo : Konon Sudah Jualan Sejak 1950, Ada Berbagai Macam Es dan Makanan
Ada tempat kuliner menarik di Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNSOLO.COM - Kota Solo tak hanya dikenal dengan budaya dan keramahan warganya, tetapi juga deretan kuliner legendaris yang telah menggoda lidah sejak puluhan tahun lalu.
Setiap sudut Kota Solo menyimpan cerita, termasuk dari sajian kuliner yang disajikan di warung-warung tua. Di sinilah cita rasa legendaris lahir dan bertahan lintas generasi.
Baca juga: Sejarah Brubus : Sajian Pembuka Khas Mangkunegaran Solo, Kuliner Langka dengan Filosofi Menarik
Kalau kamu berkunjung ke Solo, jangan cuma jalan-jalan ke tempat wisatanya saja! Coba juga deretan kuliner legendaris yang sudah terkenal sejak zaman dulu dan masih jadi favorit hingga sekarang.
Ada tempat kuliner menarik di Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Tempat kuliner itu menjajakan beberapa varian minuman dan sudah ada lebih dari setengah abad.
Tempat itu bernama Kafe Es Setabelan yang berada di Jalan Abdul Muis Nomor 90, Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Konon, tempat kuliner tersebut sempat dikunjungi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di sela-sela persiapan pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
Tempat jualan bisa dikatakan minimalis sekali karena memanfaatkan salah satu bagian rumah.
Jadi semacam ruang garasi di rumah tersebut yang ukurannya lebih kurang 4 meter x 5 meter.
Sejarahnya
Tempat es ini dikelola dua orang perempuan paruh baya kakak-beradik bernama Harianti dan Widiastuti.
"Warung ini sudah ada lebih dari 50 tahun. Dari dulu di sini tidak pernah pindah," ujar Harianti saat ngobrol singkat dengan TribunSolo.com, Jumat (6/1/2023) lalu .
Kafe Es Setabelan konon sudah ada sejak tahun 1950.
Usut punya usut Widiastuti dan Hariyanti merupakan kakak beradik yang meneruskan bisnis keluarga.
Cafe Es Setabelan ini merupakan warisan ibu dari Widiastuti dan Hariyanti.
| Sejarah Cenil, Jajanan Legendaris Khas Solo yang Sudah Ada Sejak Abad ke-18 |
|
|---|
| Fakta Menarik Tongseng : Bukan Kuliner Asli Solo, Justru Penjual Pertamanya Warga Klego Boyolali |
|
|---|
| Cerita Panjang Kenapa Orang Solo Raya Gemar Sarapan Pakai Bubur Ayam, Tradisi dari Tiongkok |
|
|---|
| Sejarah Sego Berkat, dari Hidangan Hajatan Menjelma jadi Kuliner Khas Wonogiri |
|
|---|
| Ini Lho Asal-usul Mie Ayam Bisa Jadi Kuliner Populer di Solo Raya, Konon Berasal dari Tiongkok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Seporsi-es-coklat-roti-ala-Kafe-Es-Setabelan.jpg)