Gusti Jani Meninggal Dunia

Kisah Kepulangan Mendiang Gusti Jani, Putra PB XII, ke Solo setelah Mengalami Sakit

Kepergian Gusti Jani membuat keluarga Keraton kehilangan, semasa hidup dia dikenal sebagai pribadi yang ramah.

Tayang:
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
POTRET MENDIANG GUSTI JANI. GRM Suryo Sarosa atau Gusti Jani, putra Pakubuwono XII, berpulang pada Rabu (26/11/2026) malam di RSUD dr. Moewardi, Solo. Ia adalah salah satu gusti dari keluarga Keraton Surakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Gusti Jani, putra Pakubuwono XII, wafat di RSUD dr. Moewardi pada Rabu (26/11/2026). Ia pernah hidup di Jakarta dan Jepang sebelum kembali ke Solo.
  • Berpendidikan perhotelan, ia dikenal sebagai gitaris klasik handal yang bermain untuk dirinya sendiri, bukan untuk pertunjukan.
  • Meski mengalami gangguan jiwa, Gusti Jani tetap dikenal baik dan akrab dengan para abdi dalem Keraton Solo.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Keraton Solo berduka, putra Pakubuwono XII, GRM Suryo Sarosa atau Gusti Jani meninggal dunia pada Rabu (26/11/2026). 

Gusti Jani meninggal dunia di RSUD dr. Moewardi, Solo pada Rabu (26/11/2026) malam.

Lantas, siapa Gusti Jani?

Gusti Jani sebelum kembali ke Solo sempat menghabiskan waktu di Jakarta, ini dari dia SMA hingga menikah. 

Berbekan pendidikan perhotelan, Gusti Jani juga pernah merasakan hidup di Jepang. 

Setelah perjalanan di Jepang, Gusti Jani kembali ke Solo. 

"Beliau mengalami sakit sehingga harus pindah di Solo,” tutur Adik almarhum KGPH Suryo Wicaksono atau Gusti Nino pada TribunSolo.com pada Kamis (27/11/2025). 

Raut duka masih terlihat dari Gusti Nino saat wawancara dengan TribunSolo.com. 

BERPULANG - GRM Suryo Sarosa atau Gusti Jani, putra Pakubuwono XII, berpulang pada Rabu (26/11/2026) malam di RSUD dr. Moewardi, Solo. Ia adalah salah satu gusti dari keluarga Keraton Surakarta.
BERPULANG - GRM Suryo Sarosa atau Gusti Jani, putra Pakubuwono XII, berpulang pada Rabu (26/11/2026) malam di RSUD dr. Moewardi, Solo. Ia adalah salah satu gusti dari keluarga Keraton Surakarta. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Musik untuk Menghibur Diri

Selama hidup di Solo, sosok Gusti Jani dikenal sebagai seorang gitaris klasik yang handal. 

Gitar bagi Gusti Jani sudah seperti 'teman' yang menemani dirinya dikala sendiri. 

“Sosoknya beliau dikenal teman-temannya sebagai gitaris klasik handal. Teman-teman beliau yang dekat mengagumi permainan gitar klasik beliau,” terang Gusti Nino.

Gusti Nino mengungkapkan, Selama hidup ini, Gusti Jani tidak bermain musik untuk pertunjukkan, namun untuk dirinya sendiri. 

“Untuk pribadi beliau tidak untuk pertunjukan,” tuturnya.

Sosok mendiang, disebut Gusti Nino memang mengalami gangguan jiwa.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved