Breaking News

BST Koridor 6 Dihentikan

Pilu Sopir Koridor 6 Batik Solo Trans: Operasional Dihentikan, Terancam Menganggur

Sopir Koridor 6 BST dilanda gelisah, setelah trayek yang dia layani dihentikan, kini dia terancam menganggur.

Tayang:
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
DIHENTIKAN. Pengoperasian Koridor 6 Batik Solo Trans (BST) pada Rabu (31/12/2025) di Terminal Tirtonadi. Operasional Koridor 6 resmi dihentikan 2026, sopir terancam menganggur. 

Ringkasan Berita:
  • Koridor 6 Batik Solo Trans resmi dihentikan per 31 Desember 2025 karena keterbatasan anggaran. Dampaknya, sebagian pegawai berpotensi dipindah, sementara lainnya dirumahkan.
  • Sejumlah sopir, termasuk Kalam Jaya, belum mendapat kepastian perpanjangan kontrak yang berakhir di 2025. Pemangkasan pegawai tak terhindarkan.
  • Tahun 2026 disiapkan anggaran Rp23 miliar untuk 6 koridor feeder dan 3 koridor BST. Pemprov menargetkan skema cost sharing aglomerasi bisa diterapkan mulai 2027.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Koridor 6 Batik Solo Trans (BST) resmi disuntik mati pada Rabu (31/12/2025).

Para pegawai pun telah bersiap menghadapi kemungkinan adanya pemangkasan.

Salah satunya sopir BST, Kalam Jaya.

Ia dan para pegawai lain telah bersiap terkait pemangkasan pegawai yang menjadi dampak dihapuskannya koridor yang melayani rute hingga Solo Baru ini.

“Pindah ke koridor yang lain. Tapi terpaksa, teman-teman yang dirumahkan juga ada,” tuturnya.

Ia sendiri belum mendapat kepastian apakah kontraknya akan diperpanjang atau tidak.

Kontraknya berakhir pada tahun 2025 ini.

“Belum. Ini kan menghabiskan kontrak sampai akhir tahun,” jelas Kalam.

ILUSTRASI. Bus Batik Solo Trans (BST) di Kota Solo beberapa waktu lalu. Operasional BST Koridor 6 resmi dihentikan, ini membuat sopir terancam menganggur.
ILUSTRASI. Bus Batik Solo Trans (BST) di Kota Solo beberapa waktu lalu. Operasional BST Koridor 6 resmi dihentikan, ini membuat sopir terancam menganggur. (TribunSolo.com/Andreas Chris)

Anggaran Jadi Alasan

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad, mengungkapkan anggaran menjadi alasan penghentian Koridor 6.

"Koridor 6, ya intinya ini berhenti dulu. Karena kan sisa pagu anggaran BLUD kami hanya bisa membackup Koridor 5," terang Taufiq.

Taufiq mengaku belum tahu sampai kapan Koridor 6 akan dihentikan.

Baca juga: Transit BRT Trans Jateng Bakal Gantikan Layanan BST Koridor 6, Dishub Sukoharjo : Ada Halte Baru

Pihaknya juga sempat membahas hal tersebut dengan Pemerintah Provinsi untuk cost sharing dengan kabupaten sekitar.

"Iya, kemarin kami dengan provinsi nanti 2027 siap memfasilitasi untuk aglomerasi, seperti itu. Kayak kemarin provinsi itu harapannya nanti ada cost sharing dengan kabupaten sekitar. Tapi kan perlu persiapan, jadi ya 2027 diimplementasikan terkait cost sharing itu," ungkap Taufiq.

Tahun 2026, anggaran BST yang telah disiapkan sebesar Rp23 miliar.

Anggaran ini digunakan untuk membiayai 6 koridor feeder dan 3 koridor BST.

"Anggaran itu untuk membiayai enam koridor feeder BST lalu tiga koridor BST, yakni Koridor 2, Koridor 3, dan Koridor 4. Untuk Koridor 1 menggunakan APBN," terang Taufiq. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved