Sejarah di Kota Solo

Mengenal Pohon Sala, Dipercaya jadi Cikal Bakal Nama Kota Solo

Berdasarkan sejumlah pustaka, kata Sala lebih diyakini berasal dari nama pohon sala yang banyak tumbuh di wilayah itu, bukan dari nama tokoh.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com
POHON BERSEJARAH - Pohon Sala yang ditanam Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) usai meresmiakan Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (14/11/2022). Inilah pohon sala yang disebut-sebut jadi cikal bakal nama Kota Solo. 

Ringkasan Berita:
  • Nama Solo diyakini berasal dari pohon sala yang tumbuh di Desa Sala sebelum berdirinya Keraton Surakarta pada 1745, lalu berubah pelafalan menjadi “Solo”.
  • Ada perdebatan soal spesiesnya: Shorea robusta, Couroupita guianensis (kanon), atau Pinus mercusii.
  • Kini pohon sala masih ada di kawasan Keraton Surakarta dan ditanam di beberapa titik Solo, meski jenis aslinya masih diperdebatkan.

 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pohon sala bukan sekadar tanaman biasa.

Keberadaannya diyakini menjadi asal-usul penamaan Kota Solo.

Dari Desa Sala hingga menjadi Surakarta, jejak sejarah pohon ini masih menjadi perbincangan hingga kini, termasuk soal spesies aslinya.

Baca juga: Mengenal Tradisi Malam Selikuran untuk Menyambut Malam Lailatul Qadar di Solo Raya

Sejarah Pohon Sala dan Lahirnya Kota Solo

Secara administratif, Solo bernama Surakarta.

Nama ini merujuk pada berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta oleh Pakubuwono II pada 1745.

Sebelum menjadi pusat kerajaan, wilayah tersebut dikenal sebagai Desa Sala yang dipimpin Ki Gedhe Sala.

Berdasarkan sejumlah pustaka, kata “Sala” lebih diyakini berasal dari nama pohon sala yang banyak tumbuh di wilayah itu, bukan dari nama tokoh.

Jejak historis juga muncul dalam naskah kuno seperti Babad Sengkala dan Babad Tanah Jawi.

Bahkan, perubahan penyebutan dari “Sala” menjadi “Solo” diduga karena pelafalan orang Belanda yang lebih mudah menyebut Solo.

Konon dahulu sungai di wilayah ini dikenal sebagai Bengawan Semanggi, yang kemudian berubah menjadi Bengawan Solo setelah pusat kerajaan pindah ke Desa Sala.

Baca juga: Long Bumbung, Tradisi Unik Sambut Ramadan dan Lebaran yang Kini Mulai Langka di Solo Raya

Seperti Apa Pohon Sala?

Perdebatan muncul soal spesies pohon sala yang sebenarnya.

Setidaknya ada tiga jenis tanaman yang kerap disebut sebagai pohon sala:

1. Shorea robusta

Berasal dari India hingga Nepal dan termasuk famili Dipterocarpaceae.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved