Ramadan 2026

Malam Selikuran di Keraton Solo Sempat Diwarnai Listrik Padam

Malam Selikuran di Keraton Solo sempar diwarnai listrik padam. Namun, acara tetap berjalan dalam gelap.

TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
TRADISI KERATON SOLO. Hajad Dalem Malam Selikuran yang digelar kubu Pakubuwono (PB) XIV Purboyo di Keraton Solo sempat diwarnai mati lampu, Senin (9/3/2026) malam. Namun, acara tetap berjalan. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto) 
Ringkasan Berita:
  • Keraton Kasunanan Surakarta menggelar upacara adat Hajad Dalem Malam Selikuran pada Senin (9/3/2026) malam. 
  • Kubu Pakubuwono (PB) XIV Purboyo menggelar prosesi dengan kirab yang dimulai dari Kamandungan menuju Sitihinggil untuk doa, lalu dilanjutkan menyusuri Jalan Slamet Riyadi hingga Taman Sriwedari.
  • Prosesi di Sitihinggil sempat mengalami insiden mati lampu hingga dua kali. Meski demikian, rangkaian acara tetap berlangsung dan dilanjutkan dengan kirab serta pengajian di Taman Sriwedari.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo menggelar upacara adat Hajad Dalem Malam Selikuran pada Senin (9/3/2026) malam.

Dalam upacara adat yang digelar setiap tahun bertepatan pada hari ke-21 bulan suci Ramadan tersebut, dua raja yang kini mengklaim sebagai penguasa Keraton Solo sama-sama menggelar kegiatan yang serupa.

Kubu Pakubuwono (PB) XIV Purboyo menggelar upacara adat tersebut dengan kirab.

Rute kirab dimulai dari pintu utama Keraton Solo, Kamandungan, kemudian dilanjutkan ke Sitihinggil untuk prosesi doa dan diteruskan dengan parade kirab menyusuri Jalan Slamet Riyadi menuju Taman Sriwedari.

Dari pantauan TribunSolo.com, upacara adat tersebut diikuti ratusan abdi dalem, termasuk pembawa berkat atau paket yang nantinya dibagikan kepada masyarakat umum.

Listrik padam 23
PADAM. Hajad Dalem Malam Selikuran yang digelar kubu Pakubuwono (PB) XIV Purboyo di Keraton Solo sempat diwarnai mati lampu, Senin (9/3/2026) malam. Namun, acara tetap berjalan.

Kubu Purboyo Lebih Awal

Upacara adat Malam Selikuran yang digelar kubu PB XIV Purboyo dimulai lebih awal dibanding kubu PB XIV Hangabehi.

Prosesi doa di Sitihinggil Keraton Solo yang digelar kubu PB XIV Purboyo dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Suasana Malam Selikuran Keraton Solo, Kedua Kubu Jalankan Rute Kirab Masing-Masing

Menariknya, dalam prosesi adat yang digelar di Sitihinggil Keraton Kasunanan Surakarta, sempat terjadi insiden mati lampu sebanyak dua kali.

Bahkan sampai kirab dimulai, kondisi mati lampu masih terjadi sehingga prosesi berjalan dalam kondisi gelap-gelapan.

Selain menggelar kirab, kubu PB XIV Purboyo juga mengadakan pengajian di Taman Sriwedari yang dimulai saat rombongan kirab tiba di lokasi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved