Ijazah Jokowi Digugat

Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Rismon Sianipar Minta Maaf, Tegaskan Ijazah Asli

Rismon Sianipar minta maaf ke Jokowi di Solo, tegaskan ijazah presiden asli dalam Restorative Justice.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
DATANGI JOKOWI - Ahli digital forensik Rismon Sianipar mendatangi rumah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Solo, Rabu (12/3) sore. Rismon merupakan tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang tengah bergulir di Polda Metro Jaya (PMJ). 

Ringkasan Berita:
  • Rismon Sianipar minta maaf ke Jokowi dalam pertemuan Restorative Justice di Solo
  • Ahli digital forensik itu menegaskan ijazah Jokowi asli setelah penelitian lanjutan, temukan watermark & emboss
  • Pertemuan berlangsung bersahabat, kedua pihak sepakat memaafkan, langkah administrasi damai segera dilakukan

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Setelah resmi mengajukan Restorative Justice, ahli digital forensik Rismon Sianipar bersama pengacaranya Jahmada Girsang bertemu Mantan Presiden Jokowi di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (12/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Rismon menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan bahwa ijazah Jokowi adalah asli.

“Ya tentu. Saya pun minta maaf kepada publik apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Jokowi,” jelas Rismon.

Hasil Penelitian Terbaru Tegaskan Keaslian Ijazah Jokowi

Rismon, yang sebelumnya pernah menyatakan adanya kejanggalan pada ijazah Jokowi, kini menarik kesimpulan berbeda.

Ia memastikan tidak ada kejanggalan pada dokumen tersebut.

“Bahwa tidak ada kejanggalan terhadap keaslian dari ijazah Pak Jokowi baik yang diupload Dian Sandi Utama maupun yang di gelar perkara khusus. Percayalah bagi yang nggak percaya juga bebas. Seminggu yang lalu saya sampaikan ke penyidik,” ungkap Rismon.

DATANGI JOKOWI - Ahli digital forensik Rismon Sianipar mendatangi rumah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Solo, Rabu (12/3) sore. Rismon merupakan tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang tengah bergulir di Polda Metro Jaya (PMJ).
DATANGI JOKOWI - Ahli digital forensik Rismon Sianipar mendatangi rumah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Solo, Rabu (12/3) sore. Rismon merupakan tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang tengah bergulir di Polda Metro Jaya (PMJ). (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Kesimpulan ini diperoleh setelah Rismon melakukan penelitian lanjutan dengan metode berbeda dari sebelumnya.

Ia menemukan adanya watermark dan emboss yang konsisten dengan dokumen asli, meski hologram pada ijazah tersebut memang tidak ada.

“Hasil penemuan baru saya menyatakan bahwa memang ada itu watermark dan emboss yang ada pada dokumen yang diupload Dian Sandi Utama konsisten dengan yang saya lihat pada saat gelar perkara khusus,” jelasnya.

Rismon kemudian menjelaskan hasil pemeriksaannya terhadap ijazah yang diajukan sebagai bukti di sidang CLS.

“Setelah itu saya melanjutkan dengan apa yang dimiliki oleh Pak Rujito yang menjadi saksi di sidang CLS. Saya temukan konsisten pada pola watermark dan emboss. Dan tidak ditemukan hologram. Saya tanyakan apakah benar ada hologram di ijazah yang ditunjukkan menjadi bukti sidang CLS. Bang Andhika mengatakan salah. Sepertinya itu salah penyebutan. Yang dinyatakan hologram adalah embos. Ketika di-center embos yang terlihat semakin tegas bukan hologram. Fitur yang tadi disebutkan tadi itu membuat saya meyakini temuan baru saya tersebut," katanya.

Baca juga: Rismon Sianipar Setelah Temui Jokowi di Solo : Saya Tahu Bakal Dicerca dan Dilabeli Pengkhianat

Restorative Justice dengan Suasana Bersahabat

Pengacara Rismon, Jahmada Girsang, menyebut pertemuan berlangsung dalam suasana hangat.

Ia datang membawa oleh-oleh berupa makanan dan kain ulos khas Batak sebagai simbol perdamaian.

“Jadi tadi yang diterima pertama adalah klien saya Rismon beberapa menit sebelum saya. Karena saya menyusun makanan yang kita bawa. Pertemuan tadi adalah bersahabat dan itu tujuan kita. Dan tujuannya tentu menyelesaikan perkara ini khususnya Rismon dengan Pak Jokowi. Atas laporan Pak Jokowi 30 April,” ungkapnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved