Perebutan Tahta Keraton Solo

Hangabehi–Tedjowulan Sepakat Keraton Kilen Dibuka untuk Umum

 KGPHPA Tedjowulan dan Pakubuwono XIV Hangabehi kompak mendukung pembukaan Keraton Kilen untuk umum. 

Tayang:
TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
PENOBATAN - Pelaksana Keraton Solo, KGPHPA Tedjowulan dan Pakubuwono XIV Hangabehi, Kamis (13/11/2025) di Sasana Handrawina. Mereka berdua tak masalah jika Keraton Kilen dibuka untuk umum. 

Ringkasan Berita:
  • KGPHPA Tedjowulan dan Pakubuwono XIV Hangabehi kompak mendukung rencana pembukaan Keraton Kilen untuk umum.
  • Tedjowulan menegaskan Keraton Kilen bisa diakses publik dan menolak anggapan sebaliknya.
  • Ia juga menyebut pihak yang menolak tidak memahami situasi Keraton dan tidak perlu dilibatkan dalam diskusi.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - KGPHPA Tedjowulan dan Pakubuwono XIV Hangabehi kompak mendukung pembukaan Keraton Kilen untuk umum. 

Pelaksana Keraton Solo, KGPHPA Tedjowulan menyatakan, Keraton Kilen bisa dibuka untuk umum. 

Dia menolak anggapan Keraton Kilen tidak bisa dibuka untuk umum. 

Tedjowulan menyebut pihak yang menolak tidak paham tentang situasi Keraton. 

“Siapa yang bilang tidak bisa. Bocah kemarin sore tidak usah diajak berdiskusi. Saya sudah bertemu dengan mereka semua,” jelasnya.

BICARA KTP. Pelaksana Keraton Solo KGPHPA Tedjowulan ditemui, Selasa (17/2/2026). Dia menyatakan soal nama di KTP Purboyo yang berubah tak berarti dia menjadi raja.
BICARA KTP. Pelaksana Keraton Solo KGPHPA Tedjowulan ditemui, Selasa (17/2/2026). Dia menyatakan soal nama di KTP Purboyo yang berubah tak berarti dia menjadi raja. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Menurutnya, proses revitalisasi akan segera dilakukan.

Saat ini, pembersihan dilakukan sebagai tahap awal.

“Besok akan ditinjau. Ini dibersihkan dulu. Hasil koordinasi sementara, besok akan dilakukan peninjauan, termasuk pelaksanaan rehabilitasi di Songgo Buwono. Perkiraan setelah hari raya,” terangnya.

Nantinya, Keraton Kilen akan menjadi area yang bisa diakses publik.

Selama ini, area yang terbuka untuk umum baru Museum Keraton Solo.

“Rencananya nanti dibuka untuk umum, di samping museum seperti sekarang. Aksesnya dari barat melalui Keraton Kilen,” jelasnya.

Tunggu Kajian dan Konsep

Pakubuwono XIV Hangabehi juga mendukung upaya tersebut.

Menurutnya, tidak ada masalah jika area ini dibuka untuk publik.

“Yang penting dibersihkan dulu. Nanti ada kajian dan konsepnya seperti apa, kita tunggu saja. Tidak ada masalah jika dibuka untuk umum,” tuturnya.

Baca juga: Alasan Kubu Purboyo Tolak Keraton Kilen Dibuka untuk Umum: Wilayah Privat Keraton

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved