Kebakaran di Solo

Ditinggal Penghuni Ikuti Salat Id, Rumah di Kratonan Solo Ludes Terbakar

Kebakaran rumah di Kratonan Solo saat Salat Idul Fitri, api ludeskan isi rumah dalam 30 menit.

Tayang:
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
DILALAP API - Kebakaran rumah di Kratonan, Kota Solo, Jumat (20/3/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi saat warga melaksanakan Salat Idul Fitri. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran rumah di Kratonan, Solo terjadi saat warga Salat Idul Fitri, Jumat (20/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB
  • Api cepat membesar karena rumah digunakan sebagai gudang keset dan bahan mudah terbakar, sehingga meludeskan hampir seluruh bangunan
  • Pemadam kebakaran padamkan api dalam 30 menit, tidak ada korban jiwa, penyebab masih diselidiki.

Laporan Wartawan Tribun Solo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Kebakaran rumah di Kratonan, Kota Solo, terjadi saat warga melaksanakan Salat Idul Fitri, Jumat (20/3/2026) pagi.

Rumah milik Wanto di Jalan Dworowati ludes dilalap api dalam waktu singkat.

Insiden kebakaran rumah di Solo ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, ketika sebagian besar warga tengah mengikuti ibadah salat Id.

Asap hitam pekat yang membumbung tinggi pertama kali terlihat usai warga kembali dari lokasi salat.

Kronologi Kebakaran Saat Warga Salat Id

Salah satu saksi mata, Henry, mengungkapkan bahwa api sudah membesar saat warga mendatangi lokasi.

Asap tebal terlihat dari rumah yang saat itu dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya.

"Tadi kan sebagian warga sedang salat Id, pas waktu pulang salat tahu-tahu ada asap pekat kebetulan sampingan sama rumah saya," ungkap Henry.

Kebakaran rumah di Kratonan, Kota Solo, Jumat (20/3/2026) pagi.
DILALAP API - Kebakaran rumah di Kratonan, Kota Solo, Jumat (20/3/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi saat warga melaksanakan Salat Idul Fitri.

Kepanikan pun terjadi. Warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

Api Cepat Membesar, Diduga Banyak Material Mudah Terbakar

Petugas pemadam kebakaran langsung merespons dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan dua mobil suplai air ke lokasi kejadian.

Berdasarkan pantauan di lapangan, api dengan cepat melahap hampir seluruh bagian rumah.

Hal ini diduga karena banyaknya material mudah terbakar di dalam bangunan.

Henry menyebut, bagian lantai satu rumah tersebut digunakan sebagai gudang penyimpanan keset dan bahan berbahan kain, yang mempercepat penyebaran api.

"Kebetulan yang lantai satu itu dipakai untuk gudang banyak kain-kainnya seperti keset," lanjutnya.

Baca juga: Masjid Kayu di Kemusu Boyolali Rata dengan Tanah, Terbakar saat Sahur

Api Padam dalam 30 Menit, Tidak Ada Korban Jiwa

Setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan api.

Meski rumah ludes terbakar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved