Wisata di Solo
Panduan Berkunjung ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Cek Aturan dan Jam Operasionalnya
Masjid Raya Sheikh Zayed berlokasi di Jalan A. Yani No.121, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Masjid Raya Sheikh Zayed Solo jadi wisata religi favorit, hadiah UEA dan simbol persahabatan Indonesia–UEA, diresmikan 2022 dan mampu menampung 10.000 jemaah.
- Arsitektur megah mirip versi Abu Dhabi, jadi daya tarik utama; pengunjung wajib patuhi aturan seperti berpakaian sopan dan menjaga ketertiban.
- Fasilitas lengkap tersedia; pengunjung ramai saat akhir pekan, puncak pukul 11.00–20.00 WIB, dengan jam operasional khusus ruang salat.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masjid Raya Sheikh Zayed Solo saat ini menjadi salah satu destinasi wisata religi paling populer di Kota Solo, Jawa Tengah.
Keindahan arsitektur yang megah serta nilai historisnya membuat Masjid Sheikh Zayed Solo selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur.
Masjid ini merupakan hadiah dari Uni Emirat Arab kepada Indonesia, yang diberikan langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Zayed Al Nahyan.
Baca juga: Daftar Wahana Seru di Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu Karanganyar, Bisa Dikunjungi Bareng Keluarga
Kehadirannya menjadi simbol persahabatan antara kedua negara sekaligus menambah daya tarik wisata religi di Solo.
Lokasi dan Sejarah Pembangunan
Masjid Raya Sheikh Zayed berlokasi di Jalan A. Yani No.121, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.
Masjid ini merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque yang terkenal di Abu Dhabi.
Pembangunan dimulai pada Mei 2021 dan rampung pada Oktober 2022.
Masjid ini kemudian diresmikan oleh Presiden Joko Widodo bersama Mohammed bin Zayed pada 14 November 2022, sebelum akhirnya dibuka untuk umum pada 1 Maret 2023.
Baca juga: Polda Jateng Bongkar Praktik Ilegal Gas Elpiji Oplosan di Karanganyar, Penjualan ke Solo Raya
Berdiri di atas lahan bekas depo Pertamina dengan luas bangunan sekitar 8.000 meter persegi, masjid ini mampu menampung hingga 10.000 jemaah.
Sejak dibuka, jumlah pengunjung terus meningkat dari berbagai daerah di Indonesia.
Daya Tarik dan Keindahan Arsitektur
Kemegahan masjid ini terlihat dari desainnya yang menyerupai versi aslinya di Abu Dhabi.
Bangunan didominasi warna putih dengan ornamen khas Timur Tengah, kubah besar, serta lantai marmer yang menambah kesan elegan.
Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi yang memberikan pengalaman spiritual sekaligus visual bagi pengunjung.
Aturan Ketat untuk Pengunjung
Pengelola masjid menerapkan sejumlah aturan demi menjaga kesucian dan ketertiban area.
| Menilik Sejarah Keraton Surakarta yang Usianya Lebih Tua dari Keraton Yogyakarta |
|
|---|
| 4 Destinasi Wisata Solo Jadi Favorit Wisatawan Saat Lebaran 2026, Kunjungan Tembus 345 Ribu Orang |
|
|---|
| Ingin Menginap Dekat Taman Balekambang Solo, Coba Tiga Hotel Ini |
|
|---|
| Museum Keris dan Museum Radya Pustaka Solo Bakal Direvitalisasi dengan Bantuan Dana Rp 5Miliar |
|
|---|
| 7 Rekomendasi Taman di Solo Jateng untuk Wisata Akhir Pekan, Suasananya Cocok untuk Tenangkan Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Jemaah-tengah-memasuki-Masjid-Raya-Sheikh-Zayed-untuk-menunaikan-Salat-Idul-Adha-1444-H.jpg)