Kader PSI
Di Solo, Ketua DPW PSI Jateng Sebut Migrasi Kader Baru Berlanjut, Ada Mantan Bupati Segera Bergabung
Mantan bupati disebut segera gabung PSI Jateng, bersama puluhan kader PDIP jelang Pemilu.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo menyebut ada mantan bupati yang segera bergabung ke PSI dan berpotensi masuk struktur partai.
- PSI mengklaim puluhan kader PDIP hijrah ke partai berlambang gajah, termasuk eks anggota DPRD Jepara dan Klaten.
- PSI Jateng menargetkan memiliki satu fraksi di setiap kabupaten/kota pada Pemilu mendatang untuk memperkuat kekuatan politik.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo mengungkapkan ada mantan bupati yang disebut segera bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bahkan, komunikasi dengan tokoh tersebut diklaim sudah mengerucut dan berpotensi masuk dalam struktur partai.
“Secara nominal harus ngomong iya dari PDI paling banyak. Partai lain juga banyak. Ada Mantan Bupati yang sudah pembicaraan. Ngklik kami kunci dan mungkin juga masuk struktur. Masih puluhan di dua digit,” jelas Antonius, ditemui Selasa (12/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya perpindahan kader dari sejumlah partai politik ke PSI Jawa Tengah.
Antonius menyebut kader PDI Perjuangan menjadi yang paling banyak bergabung dalam beberapa waktu terakhir.
PSI Klaim Banyak Kader PDIP Bergabung
Selain mantan kepala daerah, PSI juga telah menerima sejumlah tokoh politik dari PDIP.
Di antaranya Yuni Sulistyo dan Umi Wijayanti yang sebelumnya dikenal sebagai kader senior di daerah masing-masing.
Menurut Antonius, keduanya memilih bergabung ke PSI setelah gagal dilantik meski memperoleh suara tinggi dalam Pemilu Legislatif lalu.
“Tokoh-tokoh yang kemarin saudara tua dari Jepara Yuni salah satu tokoh senior dua kali anggota DPRD Kabupaten Jepara PDI. Harusnya periode ini dilantik karena satu dan lain hal belum dilantik. Ada juga Mbak Umi suara by name gede tapi kemarin belum bisa terlantik. Mbak Umi sudah di PSI ada di Bendahara DPD PSI Klaten,” ungkapnya.
Yuni Sulistyo dan Umi Wijayanti diketahui sempat melakukan langkah hukum karena tidak dilantik meski meraih suara terbanyak di daerah pemilihannya.
Keduanya disebut terdampak sistem Komandante yang diterapkan PDIP Jawa Tengah.
Baca juga: Di Solo, PSI Tegaskan Tak Terlibat Pelaporan JK, Siap Mediasi Lewat Dialog
PSI Pasang Target Besar di Jawa Tengah
Masuknya sejumlah tokoh politik dinilai menjadi bagian dari strategi PSI memperkuat kekuatan politik di Jawa Tengah menjelang Pemilu mendatang.
Antonius menargetkan PSI memiliki minimal satu fraksi di setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Saat ini, PSI baru memiliki dua daerah dengan kekuatan fraksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bendera-PSI-dengan-logo-baru-terpasang.jpg)