Kader PSI
Ramai Eks Kader PDIP Pindah PSI, Kandang Banteng di Solo Dibidik Jadi Kandang Gajah
Partai berlambang gajah itu terang-terangan menargetkan Jawa Tengah menjadi “Kandang Gajah” dengan menggandeng belasan mantan kader PDIP
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- PSI Jawa Tengah menggaet belasan eks kader PDIP yang terdampak sistem Komandante untuk memperkuat basis politik di daerah.
- Eks caleg PDIP dari Magelang, Pemalang, hingga Blora disebut bergabung dan sebagian sudah masuk struktur PSI di tingkat daerah.
- PSI menargetkan penguatan struktur hingga desa serta peningkatan kursi DPRD kabupaten/kota dan provinsi di Jawa Tengah.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai tancap gas memperkuat pengaruh politik di Jawa Tengah.
Dari Solo, partai berlambang gajah itu terang-terangan menargetkan Jawa Tengah menjadi “Kandang Gajah” dengan menggandeng belasan mantan kader PDI Perjuangan (PDIP) yang terdampak sistem Komandante.
Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo, mengatakan para eks kader PDIP tersebut dinilai memiliki kekuatan elektoral di daerah masing-masing dan diyakini bisa menambah kekuatan politik PSI menjelang kontestasi mendatang.
“Di daerahnya masing-masing dengan kekuatan elektoral eks-partainya. Kami tidak tahu hitungan mereka. Yang jelas kami hitung besar dari Eks-PDIP yang masuk,” ungkapnya usai Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakerwilsus) di Harris Hotel, Kamis (14/5).
Yogo menyebut arus perpindahan eks kader PDIP ke PSI masih terus berlangsung. Sejumlah nama dari Magelang, Pemalang hingga Blora disebut telah menjalin komunikasi dan siap bergabung dalam waktu dekat.
Menurut dia, sebagian besar merupakan eks caleg yang gagal dilantik akibat sistem Komandante, meski meraih suara tinggi dalam pemilu lalu.
Baca juga: PSI Heran Soal Isu Jokowi Ambil Alih NasDem, Kenapa Tidak Saat Berkuasa?
“Beberapa nama juga kontak kami menambah jumlah caleg Eks-PDI yang kemarin kena sistem dari mereka. Ada di beberapa daerah Magelang, Pemalang, Blora. Nanti akan gabung menambah kekuatan baru,” jelasnya.
PSI memastikan para kader baru tersebut sudah resmi menjadi anggota partai. Bahkan, beberapa di antaranya telah diberi posisi dalam struktur kepengurusan daerah.
Salah satu nama yang disebut ialah Umi Wijayanti yang kini menjabat Bendahara DPD PSI Klaten.
“Beberapa eks-Caleg tokoh di PDIP yang menyatakan bergabung kami sambut. Kami minta KTP untuk kami KTA-kan,” terangnya.
Perkuat Struktur
Tak hanya merekrut kader baru, PSI juga mulai memperkuat struktur hingga tingkat desa dan kelurahan di Jawa Tengah. Langkah itu disebut sebagai bagian dari strategi memperluas basis politik sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif.
“Kami harus sambut itu dengan kelengkapan struktur, pengurus sampai tingkat kelurahan dan desa,” ujarnya.
PSI bahkan memasang target besar pada Pemilu mendatang. Dari yang saat ini hanya memiliki dua kursi, PSI menargetkan lonjakan kursi lebih dari lima kali lipat.
Baca juga: Di Solo, Ketua DPW PSI Jateng Sebut Migrasi Kader Baru Berlanjut, Ada Mantan Bupati Segera Bergabung
“Harus berlipat ganda hari ini. Hari ini ada 2 kursi. Besok berlipat lebih dari 5 kali lipat,” ungkapnya.
Ia juga menargetkan setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah nantinya minimal memiliki satu fraksi PSI di DPRD.
| Di Solo, PSI Siapkan Jateng Jadi Kandang Gajah, Gaet eks PDIP Terdampak Komandante |
|
|---|
| Alasan Kader PDIP Pindah ke PSI di Jateng, Disebut Terdampak Sistem Komandante |
|
|---|
| Di Solo, Ketua DPW PSI Jateng Sebut Migrasi Kader Baru Berlanjut, Ada Mantan Bupati Segera Bergabung |
|
|---|
| Di Solo, Ketua DPW PSI Jateng Ungkap Migrasi Puluhan Kader PDIP, Diduga Gegara Faktor Gagal Dilantik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kolase-foto-logo-PSI-yang-lama-dan-bendera-yang-diduga-bergambar-logo-PSI-baru.jpg)