Tabrak Lari di Solo

Mobil Ford Everest Tabrak Lari 2 Pemotor di Solo Hingga Hantam Pohon, Pengemudi Diduga Mabuk

Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga pengemudi mobil berada dalam pengaruh minuman keras.

Tayang:
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
TABRAK LARI - Sebuah mobil Ford Everest putih bernomor polisi L 1629 DAG harus berurusan dengan polisi setelah diduga melakukan tabrak lari di kawasan Simpang Empat Gendengan, Solo, Sabtu (23/5/2026) dini hari. Usai menabrak dua pemotor, mobil tersebut justru kabur hingga akhirnya menghantam pohon dan tiang listrik di depan Pasar Depok saat dikejar warga. 

Ringkasan Berita:
  • Mobil Ford Everest menabrak dua pemotor di lampu merah Gendengan Solo lalu kabur ke arah timur.
  • Warga melakukan pengejaran hingga mobil akhirnya menabrak pohon dan tiang listrik di depan Pasar Depok.
  • Polisi menduga pengemudi dalam pengaruh alkohol. Sopir kini diperiksa, sementara penumpang dirawat di RS Bhayangkara.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua orang yang berada di mobil Ford Everest putih bernomor polisi L 1629 DAG harus berurusan dengan polisi setelah diduga melakukan tabrak lari di kawasan Simpang Empat Gendengan, Solo, Sabtu (23/5/2026) dini hari.

Usai menabrak dua pemotor, mobil tersebut justru kabur hingga akhirnya menghantam pohon dan tiang listrik di depan Pasar Depok saat dikejar warga.

TABRAK LARI - Sebuah mobil Ford Everest putih bernomor polisi L 1629 DAG harus berurusan dengan polisi setelah diduga melakukan tabrak lari di kawasan Simpang Empat Gendengan, Solo, Sabtu (23/5/2026) dini hari. Usai menabrak dua pemotor, mobil tersebut justru kabur hingga akhirnya menghantam pohon dan tiang listrik di depan Pasar Depok saat dikejar warga.
TABRAK LARI - Sebuah mobil Ford Everest putih bernomor polisi L 1629 DAG harus berurusan dengan polisi setelah diduga melakukan tabrak lari di kawasan Simpang Empat Gendengan, Solo, Sabtu (23/5/2026) dini hari. Usai menabrak dua pemotor, mobil tersebut justru kabur hingga akhirnya menghantam pohon dan tiang listrik di depan Pasar Depok saat dikejar warga. (TribunSolo.com)

Kronologi Tabrak Lari

Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani mengatakan kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan PAP (32), warga Karanganyar, melaju dari arah barat ke timur di Jalan Slamet Riyadi.

Saat tiba di lampu merah Gendengan sekitar pukul 01.30 WIB, mobil itu menabrak dua sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah, yakni Yamaha Mio GT AD 3140 ZH dan Honda Beat AD 5881 DV.

Alih-alih berhenti untuk memberikan pertolongan, pengemudi justru melarikan diri ke arah timur menuju kawasan Manahan.

Baca juga: Terungkap Motif Tersangka Percobaan Penculikan dan Tabrak Lari di Sukoharjo, Ingin Berhubungan Badan

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut.

“Jadi kronologinya kejadian kurang lebih pukul 01.30 WIB dini hari. Itu kendaraan Ford Everest yang dikemudikan PAP berjalan dari arah barat menuju timur. Kemudian pada saat di lampu merah menabrak 2 sepeda motor yang berhenti di lampu merah. Jadi menabrak dari arah belakang motor," ungkap Lingga melalui sambungan telpon.

"Kemudian lari meninggalkan TKP ke arah timur dan dikejar pengguna jalan sampai di jalan Depok. Kemudian berhentinya itu menabrak tiang listrik dan posisi terakhir berhenti menghadap ke arah timur," lanjutnya.

Berakhir Hantam Pohon

Akibat panik saat dikejar warga, mobil tersebut akhirnya menabrak pohon dan tiang listrik di kawasan selatan Pasar Depok.

Dalam insiden itu, penumpang mobil berinisial IOK (56), warga Sukoharjo, harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Sementara pengemudi mobil kini menjalani pemeriksaan di Unit Gakkum Polresta Solo.

“Penumpang dan sopir sempat kita bawa ke RS, namun yang dalam perawatan hingga saat ini hanya penumpang. Untuk sopir hingga saat ini dalam proses penanganan di Unit Gakkum Polresta Solo, untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca juga: Akhir Kisah Pelaku Tabrak Lari Suzuki Smash di Karanganyar : Pilih Buron, Dijemput Paksa di Rumah

Sementara itu, tiga pengendara motor yang terlibat kecelakaan dilaporkan hanya mengalami luka ringan.

Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga pengemudi mobil berada dalam pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung.

“Itu masih indikasi, berdasarkan laporan aksi terindikasi bahwa yang bersangkutan terpengaruh minuman beralkohol. Ini masih didalami, apakah betul atau ada pengaruh lain sehingga terjadi kecelakaan tersebut," pungkasnya.

Kini seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Polresta Solo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved