Viral Parkir Mahal di GOR Sritex Solo
Viral Parkir Ngepruk di GOR Sritex Solo, Dishub Langsung Angkut Jukir Liar ke Polisi
Viral jukir liar di GOR Sritex Solo tarik tarif mahal, dua orang dibawa ke Polsek Laweyan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Dua juru parkir liar di kawasan GOR Sritex Solo diamankan Dishub dan dibawa ke Polsek Laweyan usai viral di media sosial.
- Jukir mematok tarif parkir Rp 5 ribu untuk motor dan Rp 15-20 ribu untuk mobil, melebihi tarif resmi parkir insidental Kota Solo.
- Dishub Solo menyebut maraknya parkir liar dipicu minimnya koordinasi penyelenggara event dengan pihak perparkiran.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kasus juru parkir liar yang mematok tarif parkir tinggi di kawasan GOR Sritex Solo viral di media sosial.
Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta langsung turun ke lokasi dan mengamankan dua orang yang diduga melakukan pungutan liar, Rabu (27/5/2026).
Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Haryono Nugroho, mengatakan kedua juru parkir tersebut telah dibawa ke Polsek Laweyan untuk menjalani pemeriksaan.
“Personil sudah ke lokasi. Sudah dicari orangnya yang difoto di medsos ada dua. Kita bawa ke Polsek Laweyan di-BAP,” ungkapnya.
Dua Jukir Liar Dikenai Wajib Lapor
Setelah dilakukan pemeriksaan dan terbukti melakukan pungutan liar, kedua pelaku diberikan sanksi wajib lapor ke pihak berwenang dua kali dalam sepekan.
“BAP suruh buat pernyataan sama laporan hari Senin sama Kamis,” terangnya.
Kasus parkir liar ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah warga mengeluhkan tarif parkir yang dinilai tidak wajar saat berlangsungnya kegiatan di kawasan GOR Sritex.
Tarif Parkir di GOR Sritex Dikeluhkan Pengunjung
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, juru parkir disebut mematok tarif Rp 5 ribu untuk sepeda motor dan Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu untuk mobil.
Padahal, tarif parkir insidental yang berlaku seharusnya hanya Rp 3 ribu untuk motor dan Rp 5 ribu untuk mobil.
Kondisi tersebut memicu keluhan pengunjung karena tarif dinilai melebihi ketentuan resmi yang berlaku di Kota Solo.
Baca juga: Nekat Parkir Sembarangan di Solo Bakal Ditindak Dishub: Siap-siap Digembok Petugas
Dishub Solo Soroti Minimnya Koordinasi Penyelenggara
Haryono menilai maraknya jukir liar di sekitar lokasi dipicu minimnya koordinasi dari pihak penyelenggara kegiatan dengan Dishub Kota Solo.
Menurutnya, Dishub tidak menerima pemberitahuan terkait adanya event di kawasan GOR Sritex sehingga pengawasan parkir menjadi tidak maksimal.
“Sudah sering Sritex kalau ada giat seperti itu. Kok ya nggak ngabari ada giat seperti itu,” jelasnya.
(*)
| PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa Petungsinarang Bandar Pacitan |
|
|---|
| Momen Haru Warga Karanganyar Menangis & Naiki Sapi Kesayangan yang Dibeli Prabowo, Sebelum Dipotong |
|
|---|
| Sudah Laku Rp24 Juta, Sapi Kurban di Klaten Mendadak Kabur saat Hendak Diangkut, Berakhir Tragis |
|
|---|
| Mengenal Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Sakral Setiap Idul Adha yang Tahun Ini Digelar Dua Kali |
|
|---|
| Penampakan Sapi Kurban Prabowo di Klaten, Ukuran Jumbonya Bikin Sapi Lain Terlihat Kecil! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kasus-juru-parkir-liar-mematok-tarif-parkir-tinggi-di-GOR-Sritex-Solo-2.jpg)