Perebutan Tahta Keraton Solo
Tanggapi Baliho PB XIV Hangabehi, Kubu PB XIV Purboyo Masih Kaji: Dicopot atau Dibiarkan
Baliho Pakubuwono XIV Hangabehi mendapat sorotan dari kubu B XIV Purboyo. Mereka kini mengkaji mau mencopot atau membiarkan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Kubu Pakubuwono XIV Purboyo mengaku masih mengkaji pemasangan baliho Pakubuwono XIV Hangabehi yang terpasang di kawasan Perempatan Gladak, Solo.
- Pengageng Paran Parakarsa PB XIV Purboyo, KPAAd Nur Wijaya Adiningrat, menyayangkan pemasangan baliho tersebut.
- Hingga kini, pihak PB XIV Purboyo belum menentukan langkah terkait baliho tersebut, termasuk kemungkinan mencopot atau tetap membiarkannya terpasang sambil menunggu kajian dari tim internal.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kubu Pakubuwono XIV Purboyo menyebut saat ini sedang mengkaji soal pemasangan baliho Pakubuwono XIV Hangabehi.
Pemasangan baliho ini di kawasan Perempatan Gladak, Solo.
Menyikapi hal ini, Pengageng Paran Parakarsa PB XIV Purboyo, KPAAd Nur Wijaya Adiningrat, sedang mengkaji langkah yang diperlukan agar masyarakat tidak bingung.
“Mengenai pemasangan baliho tersebut kami sangat menyayangkan karena bisa menimbulkan mispersepsi di masyarakat. Saat ini kami masih mengkaji langkah yang diperlukan,” ungkapnya saat ditemui di Talang Paten, Selasa (2/6/2026).
Pihaknya masih belum menentukan langkah apakah akan mencopot baliho atau tetap membiarkan pemasangan baliho tersebut.
“Kita tunggu langkah dari tim kita. Kita kaji agar tidak menimbulkan dampak yang meluas ke masyarakat,” jelasnya.
Aspek Penting Pemasangan Baliho
Seperti telah diketahui, Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, KPH Eddy Wirabhumi, tidak mengungkapkan secara jelas alasan di balik pemasangan baliho tersebut.
Namun, menurutnya sosok raja merupakan aspek penting yang perlu diumumkan kepada khalayak.
“Kita ini meneguhkan satu sisi adat dan tradisi budaya. Di sisi lain, pada saat kita mendirikan negara dan bangsa harus konsisten. Keraton ini, raja bagian dari pilar utama Keraton Surakarta. Kita teguhkan, kita pasang pada tanggal ini,” jelasnya.
Baca juga: LDA Pasang Baliho PB XIV Hangabehi Pewaris Tahta Keraton Solo, Klaim Berlandaskan Adat dan Hukum
Ia pun menyatakan siap mempertanggungjawabkan pernyataan tersebut dari aspek adat maupun hukum negara.
Meski begitu, ia menolak menyebutkan secara spesifik dasar hukum yang dipakai untuk meneguhkan Sinuhun Hangabehi layak menyandang gelar Raja Keraton Kasunanan Surakarta.
“Dalam menyikapi itu ada tata cara proses yang juga menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada, termasuk penyampaian kepada masyarakat. Ini anomali, oleh karena itu saya hanya ingin menyatakan saya bertanggung jawab penuh dari sisi hukum. Apa yang dilakukan ini berpegang teguh pada ketentuan adat dan hukum nasional,” jelasnya. (*)
| Kubu PB XIV Purboyo Soroti Baliho PB XIV Hangabehi: Bisa Bikin Masyarakat Bingung |
|
|---|
| LDA Pasang Baliho PB XIV Hangabehi Pewaris Tahta Keraton Solo, Klaim Berlandaskan Adat dan Hukum |
|
|---|
| Tak Hanya di Gladak, LDA Rencanakan Baliho Pengukuhan PB XIV Hangabehi di Berbagai Lokasi Solo |
|
|---|
| Baliho Pengukuhan PB XIV Hangabehi Muncul di Gladak Solo, LDA Tegaskan Sesuai Adat dan Hukum |
|
|---|
| Kubu LDA Mulai Blak-blakan Umumkan Pakubuwono XIV Hangabehi Jadi Pewaris Tahta Keraton Solo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Tanggapan-baliho-kubu-purboyo.jpg)