Selebrasi Lokal 2026

Prediksi Pendiri Pasoepati soal Piala Dunia 2026, Banyak Drama Seru di Lapangan

Pendiri Pasoepati Solo menyebut dirinya tidak mendukung tim manapun. Dia hanya ingin merasakan euforia piala dunia.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
PIALA DUNIA. Pendiri Pasoepati Mayor Haristanto, di depan Museum Titik Nol Pasoepati di Jalan Kolonel Sugiyono nomor 37, Kampung Nayu Timur, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (4/6/2026). Dia mengaku tidak mendukung tim manapun. 

Ringkasan Berita:
  • Pendiri Pasoepati, Mayor Haristanto, mengaku tidak mendukung maupun mengunggulkan tim nasional mana pun di Piala Dunia 2026.
  • Mayor Haristanto mengatakan dirinya hanya ingin menikmati euforia dan atmosfer Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
  • Ia menilai Piala Dunia selalu menghadirkan drama menarik dalam setiap pertandingan. Karena itu, ia mengajak masyarakat Solo ikut menyambut dan menonton pesta sepak bola dunia tersebut.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pendiri Pasoepati, Mayor Haristanto, menyebut dirinya tak mendukung maupun mengunggulkan tim nasional peserta Piala Dunia mana pun untuk menjadi juara.

Meski demikian, dia yakin Piala Dunia 2026 akan menjadi ajang yang menarik.

Saat ditemui wartawan, Mayor Haristanto mengaku hanya ingin menikmati euforia dan atmosfer Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

"Saya tidak mempedulikan siapa pun juaranya, saya tidak peduli. Saya ingin melihat euforia dan kegembiraan," kata Mayor Haristanto, Kamis (4/6/2026).

Mayor Haristanto mengatakan pertandingan Piala Dunia 2026 akan memunculkan banyak drama yang menarik.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kota Solo untuk menyambut dan menonton pertandingan Piala Dunia 2026.

"Saya tidak peduli dengan siapa pun juaranya, tapi sepak bola dunia ini memunculkan drama yang luar biasa. Ayo kita sebagai penonton dan suporter belajar dari mereka," pungkasnya.

TEMPEL BENDERA. Penampakan 48 tim nasional peserta piala dunia dipajang di depan Museum Titik Nol Pasoepati di Jalan Kolonel Sugiyono nomor 37, Kampung Nayu Timur, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (4/6/2026). Pemasangan bendera ini untuk memeriahkan Piala Dunia 2026.
TEMPEL BENDERA. Penampakan 48 tim nasional peserta piala dunia dipajang di depan Museum Titik Nol Pasoepati di Jalan Kolonel Sugiyono nomor 37, Kampung Nayu Timur, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (4/6/2026). Pemasangan bendera ini untuk memeriahkan Piala Dunia 2026. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Pasang Bendera

Sebanyak 48 bendera peserta Piala Dunia 2026 dipasang di Museum Titik Nol Pasoepati di Jalan Kolonel Sugiyono Nomor 37, Kampung Nayu Timur, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (4/6/2026).

Pantauan TribunSolo.com di lokasi pada pukul 08.00 WIB, sejumlah bendera sudah terpasang di depan museum.

Terlihat bendera-bendera seperti Amerika Serikat, Meksiko, Argentina, Kroasia, Australia, Inggris, dan negara peserta Piala Dunia lainnya sudah terpajang di lokasi.

Bendera-bendera itu ditempel di tampah menggunakan staples.

Pendiri Museum Titik Nol Pasoepati, Mayor Haristanto terlihat menyelesaikan pemasangan bendera yang belum ditempel menggunakan staples.

Baca juga: Sambut Piala Dunia 2026, 48 Bendera Peserta Dipajang di Museum Titik Nol Pasoepati Solo

Bendera-bendera tersebut kemudian dipasang pada rangka besi dan diikat menggunakan kawat.

Saat ditemui wartawan, Mayor Haristanto mengaku telah merancang dan membuat instalasi tersebut sejak satu minggu lalu.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved