Kebakaran di Boyolali

Kandang Ayam di Karanggede Boyolali Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Kebakaran kandang ayam di Boyolali mengakibatkan kerugian hingga ratusan juga rupiah.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Istimewa
EVAKUASI. Tim Damkar Boyolali melakukan pemadaman kebakaran kandang ayam Dukuh Dologan RT 05/RW 03, Desa Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Selasa (2/6/2026). Kerugian dari kejadian ini mencapai ratusan juta. 

Ringkasan Berita:
  • Sebuah kandang ayam di Dukuh Dologan, Desa Manyaran, Karanggede, Boyolali, terbakar pada Selasa (2/6/2026) malam. 
  • Api pertama kali diketahui penjaga kandang saat hendak ke kamar mandi dan melihat kobaran api di bagian tengah bangunan. Warga sempat berupaya memadamkan secara manual sebelum akhirnya meminta bantuan damkar.
  • Damkar Boyolali mengerahkan tiga unit armada dan berhasil memadamkan api setelah beberapa jam. Tidak ada korban jiwa, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

‎Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

‎TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Sebuah kandang ayam yang berada di Dukuh Dologan RT 05/RW 03, Desa Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, terbakar pada Selasa (2/6/2026) malam.

Kebakaran ini mengakibatkan sedikitnya 8 ekor ayam berusia 2–3 minggu mati terpanggang.

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Boyolali, Supriyono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 20.55 WIB dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi kejadian.

“Petugas melakukan proses pemadaman mulai pukul 21.50 WIB hingga sekitar pukul 01.00 WIB,” kata Supriyono.

Ia menjelaskan, bangunan kandang ayam yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan luas sekitar 90 meter persegi.

Dari luas tersebut, sekitar 60 meter persegi terdampak kebakaran.

Pertama Diketahui oleh Penjaga

Berdasarkan keterangan di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga kandang saat hendak menuju kamar mandi.

Saat itu, penjaga melihat kobaran api muncul di bagian tengah kandang.

“Ketika dicek, api sudah cukup besar. Penjaga kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar,” ujarnya.

Warga yang datang berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran api terus membesar sehingga sulit dikendalikan.

Melihat kondisi tersebut, kepala desa setempat kemudian menghubungi petugas Damkar Boyolali untuk meminta bantuan pemadaman.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Gudang Rosok Mobil di Plumbon Sukoharjo, Diketahui Warga yang Melintas

Mendapat laporan tersebut, Damkar Boyolali langsung menerjunkan sejumlah armada ke lokasi guna mencegah api merembet ke bangunan lainnya.

Dalam operasi pemadaman itu, Damkar Boyolali mengerahkan tiga unit kendaraan.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved