Penerimaan Siswa Baru 2026
Jamin SPMB SMA Solo Transparan, Calon Siswa Bisa Pantau Peringkat Lewat Jurnal Online
SPMB SMA Solo tahun ajaran 2026/2027 dijamin transparan, ini lantaran calon murid bisa melakukan pemantauan melalui jurnal online.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- SPMB SMA di Solo tahun ajaran 2026/2027 dijamin transparan karena seluruh proses seleksi dapat dipantau melalui jurnal online yang menampilkan peringkat peserta secara real time.
- Calon murid tidak perlu mencabut berkas jika ingin mengganti pilihan sekolah atau jalur seleksi. Perubahan dapat dilakukan secara online dari rumah.
- Orang tua dan calon murid diminta aktif memantau jurnal selama masa pendaftaran untuk melihat peluang diterima dan menyesuaikan pilihan sekolah jika diperlukan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA di Solo tahun ajaran 2026/2027 dijamin transparan.
Sebab, seluruh aktivitas selama proses SPMB dapat dipantau melalui jurnal online.
Jurnal tersebut berisi informasi dari setiap jalur seleksi yang disediakan.
Hal itu disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah, Agung Wijayanto.
Selain itu, sistem SPMB memungkinkan calon murid memantau posisi peringkat secara transparan melalui jurnal online selama masa pendaftaran berlangsung.
Ia juga menjelaskan, SPMB tahun ini tidak mengenal sistem pencabutan berkas.
“Tidak ada pencabutan berkas manakala nanti saat pendaftaran memilih satu sekolah. Ketika itu di jurnal terlihat, maka salah satu prinsip SPMB kita adalah transparan. Artinya, itu bisa dilihat. Kalau jalur prestasi, nilainya betul-betul bisa dilihat dari peringkat satu sampai peringkat terakhir. Kalau dari jalur zonasi juga bisa dilihat jaraknya mulai dari yang terdekat sampai yang terjauh,” jelasnya.
Bisa Langsung Mengubah Pilihan Sekolah
Jika posisi calon murid berada di luar batas penerimaan, mereka dapat langsung mengubah pilihan sekolah atau jalur pendaftaran secara online tanpa harus datang ke sekolah dan mencabut berkas.
“Makanya orang tua nanti pada saat masa pendaftaran monggo untuk bisa mencermati jurnal. Tidak harus ke sekolah. Ketika dirasa sekolah yang dituju sudah tidak masuk pada kategori yang diterima, ya pindahnya cukup dari rumah saja melalui sistem online. Tidak harus mencabut berkas, tidak harus mengajukan ke sekolah lain, tidak perlu,” jelasnya.
Baca juga: Disdik Jateng: Verifikasi SPMB Tak Harus di Sekolah Tujuan, Hindari Antrean di Sekolah Favorit
Menurutnya, selama seluruh dokumen telah diverifikasi dan memenuhi persyaratan, calon murid tetap memiliki kesempatan memilih jalur yang paling berpeluang diterima.
“Dalam pendaftaran zonasi enggak diterima misalnya, oh yang bisa masuk prestasi ya enggak apa-apa. Mau mengubah-ubah jalur juga tidak ada masalah. Yang penting semua dokumen sudah sesuai dengan persyaratannya,” terangnya.
(*)
| SPMB SMA Solo: Verifikasi Duluan Tak Menjamin Lolos di Sekolah Tujuan |
|
|---|
| Jadwal Pembuatan Akun dan Verifikasi Penerimaan Murid Baru SMA di Solo, Cek di Sini |
|
|---|
| Dinas Ungkap Soal Antrean Panjang SMA di Solo, Memaksakan Pembuatan Akun dan Verifikasi di Awal |
|
|---|
| Waspada! Website Palsu Penerimaan Murid Baru Beredar di Solo, Diduga Tipu Orang Tua Agar Kirim Uang |
|
|---|
| Antrean Panjang Hingga Berkali-Kali Datang ke Sekolah Terjadi Jelang Penerimaan Siswa Baru di Solo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Orang-tua-calon-siswa-datangi-posko-SPMB.jpg)