Berita Persis Solo

Dimitri Lima Kecewa Berat Persis Solo Degradasi, Optimistis Bisa Segera Kembali ke Kasta Tertinggi

Menurutnya, klub kebanggaan masyarakat Solo itu memiliki kapasitas untuk segera bangkit dan kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram/persisofficial
BERDUEL - Aksi pemain Persis Solo, Dimitri Lima (kiri) pada pertandingan melawan Bhayangkara FC, pekan ke-29 Super League di Stadion Manahan Solo, Rabu (22/4/2026) malam WIB. Dimitri Lima, mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah tim berjuluk Laskar Sambernyawa dipastikan gagal bertahan di kompetisi BRI Super League musim depan. 

Ringkasan Berita:
  • Dimitri Lima mengaku kecewa setelah Persis Solo gagal bertahan di BRI Super League dan harus terdegradasi, meski tetap optimistis Laskar Sambernyawa bisa segera kembali ke kasta tertinggi.
  • Pemain asal Brasil itu menegaskan seluruh tim telah berjuang maksimal sepanjang musim dan berusaha tampil sebaik mungkin di setiap pertandingan.
  • Lima juga berterima kasih kepada suporter Persis Solo atas dukungan luar biasa selama satu musim, serta berharap klub segera bangkit melalui evaluasi pembenahan tim.

 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Playmaker Persis Solo, Dimitri Lima, mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah tim berjuluk Laskar Sambernyawa dipastikan gagal bertahan di kompetisi BRI Super League musim depan.

Meski harus menerima kenyataan pahit terdegradasi, pemain asal Brasil tersebut tetap menunjukkan optimisme terhadap masa depan Persis Solo.

Menurutnya, klub kebanggaan masyarakat Solo itu memiliki kapasitas untuk segera bangkit dan kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca juga: 20 Daftar Peserta Championship 2026-2027: Persis Solo Turun Kasta, Derbi Jateng Berpotensi Tersaji

"Sayangnya kami tidak berhasil mencapai tujuan, yaitu bertahan di BRI Super League. Tapi saya percaya bahwa klub ini akan kembali ke tempat yang layak," kata Dimitri Lima.

Semua Pemain Terpukul

Kegagalan mempertahankan status di kompetisi tertinggi tentu menjadi pukulan berat bagi seluruh elemen tim.

Namun, Lima menegaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekan setim telah berjuang maksimal sepanjang musim demi menghindari degradasi.

Pemain berusia tersebut mengaku selalu berusaha memberikan kemampuan terbaiknya di setiap pertandingan.

Ia juga terus menuntut dirinya untuk tampil lebih baik demi membantu tim meraih hasil positif.

Baca juga: Periode Berat Kiper Persis Solo Muhammad Riyandi : Satu-satunya Pemain Timnas yang Terdegradasi

"Saya sudah bekerja sangat keras, saya juga menuntut diri sendiri agar bisa selalu dapat tampil lebih baik di setiap pertandingan," ujarnya.

Meski Persis Solo harus mengakhiri musim dengan hasil yang mengecewakan, Lima tetap mengapresiasi perjuangan tim yang berhasil menutup kompetisi dengan kemenangan pada laga terakhir.

Ia mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan skuad Laskar Sambernyawa, meskipun hasil akhir musim tidak sesuai harapan.

"Saya senang dengan penampilan tim dan kami berhasil menang di pertandingan terakhir, tapi sayangnya saya sedih karena harus degradasi," imbuhnya.

Baca juga: Evaluasi Besar-besaran Persis Solo, Ginda Sebut Struktur Manajemen Klub Berpotensi Dibongkar

Apresiasi untuk Suporter

Di tengah kekecewaan yang dirasakan, Dimitri Lima juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para suporter Persis Solo yang terus memberikan dukungan tanpa henti sepanjang musim.

Menurutnya, dukungan dan kasih sayang yang diberikan suporter menjadi salah satu hal yang paling berkesan selama membela Persis Solo.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved