Wisata di Karanganyar

Selain Strawberry dan Molen, Buket Bunga Bisa Jadi Opsi Oleh-oleh dari Tawangmangu Karanganyar

Di sejumlah titik keramaian wisata, lapak penjual buket bunga mulai bermunculan dan menarik perhatian pengunjung.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Tangkap Layar Instagram/Instagram @floristbukitmongkrang
OLEH-OLEH - Selain molen dan strawberry, oleh-oleh yang bisa dibeli wisatawan dari Tawangmangu Karanganyar adalah buket bunga. Harganya bervariasi mulai dari 5ribu per tangkai. 

Ringkasan Berita:
  • Selain petik stroberi, wisatawan juga membeli buket bunga sebagai oleh-oleh dari Tawangmangu.
  • Lapak florist seperti Bukit Mongkrang makin ramai dan menjamur, terutama saat akhir pekan, dengan pendapatan Rp500 ribu–Rp1,5 juta.
  • Pembeli beragam usia; harga bunga mulai Rp5.000 per tangkai dan buket Rp10.000, jadi pilihan oleh-oleh baru wisatawan.

 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kawasan wisata Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, selama ini dikenal sebagai destinasi sejuk di lereng Gunung Lawu yang identik dengan kebun stroberi, kuliner khas pegunungan, dan panorama alamnya yang menenangkan.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, ada tren baru yang ikut mewarnai pengalaman wisata di kawasan ini.

Baca juga: Warga Solo Jangan Lewatkan! Festival Balon Udara Minggu 17 Mei 2026 di Alun-Alun Utara Mulai 05.30

Selain membawa pulang stroberi atau oleh-oleh makanan khas, wisatawan kini juga banyak yang memilih membawa pulang buket bunga segar sebagai buah tangan.

Tren baru di jalur wisata Tawangmangu

Di sejumlah titik keramaian wisata, lapak penjual buket bunga mulai bermunculan dan menarik perhatian pengunjung.

Salah satunya berada di kawasan Florist Bukit Mongkrang, yang kini menjadi salah satu spot singgah favorit wisatawan.

Aktivitas merangkai bunga di lapak tersebut bahkan kerap berlangsung tanpa jeda.

Saat satu buket belum selesai disusun, pembeli lain sudah datang silih berganti, terutama pada akhir pekan ketika arus wisatawan meningkat.

Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pola oleh-oleh wisata, dari yang sebelumnya lebih dominan makanan dan buah segar, kini bergeser ke produk estetika seperti buket bunga yang lebih “instagramable”.

Usaha buket bunga ikut tumbuh

Seorang penjual buket bunga di kawasan tersebut, Putri, menyebut tren ini membuat jumlah pedagang buket bunga di Tawangmangu meningkat dalam waktu relatif singkat.

Menurutnya, usaha ini baru berkembang sekitar satu tahun terakhir, namun sudah cukup ramai peminat.

Kunjungan pembeli paling banyak terjadi pada akhir pekan.

Baca juga: Tren Baru Piknik ke Tawangmangu, Tak Hanya Bawa Pulang Oleh-oleh Stroberi, Tapi juga Buket Bunga

Pada momen ramai, pendapatan pedagang bisa meningkat cukup signifikan, meski kini harus berbagi pasar dengan penjual lain yang semakin banyak.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved