Ini Alasan Kader PKS Pilih Naik Andong saat Setor Berkas Persyaratan ke KPU Solo
Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail, mengungkapkan alasannya mengapa mereka menggunakan andong.
Penulis: Medina Puspitasara | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Medina Puspitasara Inaray
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Solo menyerahkan dokumen persyaratan sebagai calon peserta Pemilu 2019 ke KPU.
Uniknya, dalam penyerahan berkas tersebut, kader DPD PKS Solo datang dengan menaiki 4 andong.
Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail, mengungkapkan alasannya mengapa mereka menggunakan andong.
"Karena PKS itu suka yang ramah lingkungan," katanya kepada TribunSolo.com, Minggu (15/10/2017).
Baca: Partai Berkarya Setor Berkas Persyaratan Pemilu, Begini Respons KPU Solo
Dia menambahkan, ketimbang menggunakan kendaraan yang bikin polusi, lebih baik menggunakan andong.
Selain itu andong dianggapnya sebagai simbol kebudayaan.
"Andong termasuk transportasi tradisional, hingga menjadi salah satu kebudayaan juga," kata dia.
Ketua DPD PKS Solo ini pun menambahkan, bagi sebagian orang andong menyimpan banyak kenangan yang tak terlupakan.
Baca: Ganjar Sebut Belum Ada Sinyal dari Megawati soal Pencalonannya di Pilgub Jateng 2018
"Zaman kecil, saya sering naik andong, jadi mengenang masa-masa itu," ujarnya.
"Apalagi sekrang andong sudah mulai jarang, orang- orang sibuk menggunakan trasportasi online, jadi senang naik andong," tambah Abdul Ghofar.
Berkas DPD PKS Solo pun telah diterima KPU.
Sehingga membuatnya menjadi parpol keempat yang dokumen perayaratannya memenuhi kriteria verifikasi.(*)