Reuni 212 di Monas Jakarta

Geram atas Pemberitaan Reuni 212 yang Simpang Siur, Prabowo Subianto: Jangan Menipu Rakyat

Tidak hanya saat pidato, Prabowo masih menunjukkan kegeramannya dengan tidak mau diwawancara seusai acara.

Geram atas Pemberitaan Reuni 212 yang Simpang Siur, Prabowo Subianto: Jangan Menipu Rakyat
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. 

TRIBUNSOLO.COM - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, geram dengan pemberitaan sejumlah media massa di Indonesia sekarang ini.

Kegeraman tersebut ia sampaikan dalam pidato peringatan Hari Disabilitas Internasional di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu, (5/11/2018).

Menurutnya media massa atau pers telah berupaya memanipulasi demokrasi.

Salah satu contohnya soal pemberitaan reuni 212 yang mana hanya sedkit media yang memberitakannya.

"Hebatnya media-media dengan nama besar dan katakan dirinya objektif padahal justru mereka bagian dari usaha memanipulasi demokrasi."

"Kita bicara yang benar ya benar, yang salah ya salah, mereka mau katakan yang 11 juta hanya 15 ribu."

"Bahkan ada yang bilang kalau lebih dari 1.000 minta apa itu terserah dia," kata Prabowo.

Dengan kondisi tersebut, menurut Prabowo, wartawan dan media telah mengkhianti profesinya.

Rocky Gerung Sebut Reuni Akbar 212 Bentuk Protes Ketidakadilan, Boni Hargens: Siapa yang Ditindas?

Bahkan menurut Prabowo orang tersebut tidak berhak mendapatkan predikat jurnalis.

"Ada belasan juta mereka tidak mau melaporkan, mereka telah mengkhianati tugas mereka sebagai wartawan, mereka telah mengkhianati tugas mereka sebagai jurnalis."

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved