Pemilu 2019
Tidak Kunjung Mendapat Gudang Logistik, KPUD Sukoharjo Khawatir Ancaman Banjir
Pencarian gudang harus segera dilakukan, mengingat kantor KPUD menjadi langganan banjir saat musim penghujan.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - KPUD Sukoharjo terus kedatangan logistik jelang Pemilu 2019 mendatang.
Setelah logistik kotak suara dan bilik, kini KPUD kedatangan amplop suara dan plastik dari KPU Jateng.
Logistik berupa kotak suara dan bilik suara disimpan di gudang sewaan KPUD di Desa Mandan, Sukoharjo.
Namun logistik berupa sampul, plastik, dan tinta masih menumpuk di kantor KPUD Sukoharjo.
• KPU Sukoharjo Uji Kekuatan Kotak Suara Kardus Kedap Air, Mampu Menahan Beban Seberat 60 Kilogram
Banyaknya jumlah logistik, membuat beberapa ruangan di kantor KPUD menjadi tempat penyimpanan sementara.
Menurut Ketua KPUD Sukoharjo, Nuril Huda pihaknya masih mencari gudang penyimpanan yang lebih aman untuk logistiknya ini karena terbuat dari kertas.
Pencarian gudang harus segera dilakukan, mengingat kantor KPUD menjadi langganan banjir saat musim penghujan.
"Kantor KPUD ini kan rawan banjir, apalagi ini intensitas hujan mulai tinggi, hal ini yang saya khawatirkan," terang Nuril.
• Alasan KPU Karanganyar Undang Ormas dalam Sosialisasi Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2019
Sebelumnya, KPUD telah memiliki beberapa alternatif, namun alternatif tersebut batal karena beberapa hal.
"Kita mau sewa lagi rumah untuk gudang kita yang kemarin, namun saat ini sudah dipakai untuk keluarga, yang lainnya kita tidak dapat ijin dan tidak cocok dengan harganya," terang Nuril.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diingin kan, Nuril telah mengerahkan timnya untuk mencari gudang baru.
"Insya Allah, minggu ini kalau tidak minggu depan kita sudah mendapat gudang baru," tutupnya. (*)