Sumur Bor Senilai Rp 500 Juta untuk Warga Desa Tegalsari, Weru, Sukoharjo

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) membuat sumur bor di enam titik di wilayah kecamatan Weru, Sukoharjo.

Sumur Bor Senilai Rp 500 Juta untuk Warga Desa Tegalsari, Weru, Sukoharjo
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kabiro umum Dewan Energi Nasional Kementerian ESDM, Sugeng Mujiyanto, dan Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Riyanto, saat cuci tangan pakai air hasil sumur bor di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (9/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) membuat sumur bor di enam titik di wilayah kecamatan Weru, Sukoharjo.

Bantuan sumur bor masing masing titik senilai Rp 400-500 juta, satu paket mulai dari survey, sumur bor, genset, bangunan dan instalasinya.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (9/1/2019).

Kabiro Umum Dewan Energi Nasional, Sugeng Mujiyanto, menyerahkan bantuan 6 sumur bor untuk warga Kecamatan Weru Sukoharjo dan 2 untuk warga Boyolali.

Sumur Resapan di Kelurahan Jajar Dibuat Menggunakan Barang Bekas

"Ini merupakan wujud kepedulian dari Kementerian ESDM untuk warga di pedesaan yang kekurangan air bersih," katanya.

Selain sumur bor, Kementerian ESDM juga membantu PJU tenaga surya 165 titik di sekitar kecamatan Weru Sukoharjo.

"Kami bekerjasama dengan anggota DPRRI untuk menentukan lokasi bantuan sumur, mereka lebih memahami kebutuhan wilayah," ujar Sugeng.

Bantuan sumur bor dari Kementerian ESDM sampai Tahun 2018 sudah mencapai 2.290 unit untuk seluruh Indonesia.

Waduk Gajah Mungkur Tidak Bisa Alirkan Air ke Bengawan Solo, Solo Andalkan Sumur Air Dalam

Sedangkan untuk bantuan PJU Tenaga Surya mencapai 21.789 unit untuk seluruh Indonesia.

"Setelah ini kami masih maintenance selama satu tahun, setelah itu kami serahkan kwpada warga," ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi 7 DPR RI, Bambang Riyanto. menambahkan sesuai dengan bidang kerjanya, pihaknya siap memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat, khususnya pemenuhan kondisi masyarakat.

"Kami meLihat kondisi masyarakat, saat ini di sebagian daerah masih dilanda kekeringan, kami bersama Kementerian ESDM menyalurkan bantuan sumur bor," katanya.

Bambang berujar, tahun depan sudah ada permintaan warga di delapan titik lagi.

"Semoga bisa terwujud," katanya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved