Angka Kasus DBD di Kota Solo Menurun, Awal 2019 Masih Nihil

Memasuki pekan kedua 2019, Dinas Kesehatan Kota Solo belum menemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Solo.

Angka Kasus DBD di Kota Solo Menurun, Awal 2019 Masih Nihil
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Memasuki pekan kedua 2019, Dinas Kesehatan Kota Solo belum menemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Solo.

Dari catatan, angka kasus DBD di Solo menurun sejak 3 tahun terakhir.

"Kami bersyukur hingga saat ini belum ada laporan DBD, karena di beberapa daerah saat ini terjadi banyak kasus DBD," kata Sekretaris DKK Solo, Purwanti, Kamis (17/1/2019).

Ia menerangkan tahun 2018 tercatat 24 kasus warga yang positif DBD.

Angka tersebut turun drastis dari tahun sebelumnya, yakni 146 kasus.

Bahkan Kota Solo pernah mencatatkan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir, yakni sebanyak 751 kasus pada 2016.

"Pada 2018 tersebut, kasus tersebar di sembilan kelurahan, paling banyak di Mojosongo dan Banyuanyar," terangnya.

Lainnya di Kelurahan Pajang, Karangasem, Kauman dan Sumber masing-masing 1 kasus.

“Tapi dua kelurahan, Mojosongo dan Banyuanyar itu sendiri angka DBD turun drastis," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved