Komunitas Gusdurian di Solo Sebut dr Lo Mewarisi Nilai-nilai yang Diajarkan oleh Gus Dur

Komunitas Gusdurian datang menengok keadaan dokter dermawan di Solo, yakni dr. Lo Siaw Ging Rumah Sakit Kasih Ibu, Kamis (14/3/2019) siang.

Komunitas Gusdurian di Solo Sebut dr Lo Mewarisi Nilai-nilai yang Diajarkan oleh Gus Dur
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Komunitas Gusdurian saat berbincang dengan dr Lo di Rumah sakit Kasih Ibu, Solo, Kamis (14/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komunitas Gusdurian datang menengok keadaan dokter dermawan di Solo, yakni dr. Lo Siaw Ging Rumah Sakit Kasih Ibu, Kamis (14/3/2019) siang.

Sekitar lima orang anggota komunitas Gusdurian tampak hadir menjenguk.

Salah satu anggota Gusdurian, Muhammad Qoyum membeberkan bahwa dr. Lo memiliki kontribusi yang lebih besar untuk masyarkat Kota Solo.

Jenguk dr Lo Siaw di RS Kasih Ibu Solo, Komunitas Gusdurian Beri Buku tentang Gus Dur

“Di ajaran dan nilai-nilai Gus Dur itu kan memberikan ajaran untuk membantu yang terbaik buat siapapun tanpa membedakan,” katanya Kamis (14/3/2019) siang.

“Tidak penting agamamu atau sukumu, jika kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan tanya apa sukumu dan apa agamamu, itu salah satu kata dari Gus Dur,” katanya.

Qoyum membeberkan bahwa dr. Lo telah mengimplementasikan ajaran Gus Dur.

Dalam kunjungannya tersebut, anggota Gusdurian juga menyampaikan doa untuk kesembuhan dr. Lo.

Usai memberikan doa, komunitas Gusdurian juga memberikan buku berjudul Gus Dur kepada dr.Lo.

Buka Praktik Hanya di Sore Hari, dr Lo Akui Jumlah Pasien di Rumahnya Berkurang

Dokter dermawan yang sering menggratiskan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin di Solo tersebut telah masuk rumah sakit Kasih Ibu sejak Senin 4 Maret 2019 sore.

Dokter berusia 84 tahun tersebut mengeluhkan rasa tidak nyaman di dada, batuk berdahak hingga sesak.

dr. Lo membuka praktik di rumahnya yang terletak di Kampung Jagalan, Kelurahan Purwodingratan, Kecamatan Jebres, Solo.

Dirinya tidak pernah memasang tarif bagi masyarakat miskin.

Bahkan ia dikenal sering menggratiskan pelayanan kesehatan dan obat. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved