Ramadan 2016

Meski Digemari Jadi Menu Takjil, Ternyata Kolak Pemicu Badan Lebih Gemuk Saat Puasa

Menyantap kolak sebagai menu takjil ternyata tidak disarankan. Salah satu yang menjadi pemicu meningkatkan berat badan adalah jenis makanan saat buka

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
resepkecilku.com
Ilustrasi kolak. 

TRIBUNSOLO.COM - Ketika menjalankan puasa Ramadan, banyak yang mengeluh karena berat badannya justru mengalami peningkatan.

Mengapa demikian?

Ahli Gizi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Ides Haeruman Taufik berpendapat, di Indonesia karakter di sahur itu makanannya saayana (seadanya), sedangkan buka puasa itu sadayana (semuanya) dimakan.

"Itu yang jadi permasalahan karena penyerapan protein tidak optimal," kata Ides.

Secara penelitian, penyerapan protein itu mencapai 30 persen kalau pada saat tidak puasa.

Tapi pada saat puasa penyerapan protein itu mencapai 85 persen.

"Hal itu bisa dilihat dari seringnya buang besar ketika puasa itu seharusnya jumlah kotorannya sedikit, berbeda ketika tidak puasa yang kotorannya lebih banyak," ujar Ides.

Menyantap kolak sebagai menu takjil ternyata tidak disarankan.

Salah satu yang menjadi pemicu meningkatkan berat badan adalah jenis makanan saat buka puasa seperti kolak.

 Apa alasannya?

Ides mengatakan, kolak itu mengandung gula dan karbohidrat yang tinggi sehingga penyerapan ke tubuh cepat dan menaikan gula darah.

Selain itu, sumber karbohidrat yang tinggi juga mengakibatkan kejutan terhadap perut sehingga menghasilkan banyak asam lambung.

"Dengan begitu, tuntutannya makan lebih banyak lagi (cepat lapar. Red) makanya sesuai sunnah Rasul berbukalah dengan buah manis seperti kurma," ujar Ides kepada wartawan di RSHS Bandung, Jalan Pasteur nomor 38, Kota Bandung, Selasa (14/6/2016).

Ides mengatakan, hal itu lah yang memicu berat badan meningkat meski telah menjalankan puasa selama sebulan penuh.

Sebab kelebihan zat gizi yang disantap itu hanya menjadi lemak.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved