Demi Lovato Gencarkan Kampanye Usai Terang-terangan Sebut Dirinya Pengidap Bipolar

Kini, Lovato pun terus melakukan kampanye untuk mendukung orang-orang dengan gangguan jiwa.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
American Way Magazine
Demi Lovato 

TRIBUNSOLO.COM - Penyanyi asal Amerika Serikat, Demi Lovato telah secara terbuka dan terang-terangan menyatakan dirinya mengidap gangguan jiwa bipolar.

Lovato ingin menunjukkan, orang dengan gangguan jiwa juga bisa hidup dengan baik.

Contohnya adalah dirinya sendiri.

Kini, Lovato pun terus melakukan kampanye untuk mendukung orang-orang dengan gangguan jiwa.

Ia ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap gangguan jiwa.

Menurut dia, orang dengan gangguan jiwa sering mendapat stigma dan diskriminasi.

Demi melakukan kampanye The Be Vocal Collection.

Kampanye itu mempromosikan dokumentasi foto kehidupan orang dengan gangguan jiwa, seperti bipolar, depresi, kecemasan, skizofrenia, dan kondisi kesehatan mental lainnya.

Demi mengatakan, selama ini jika mengetik kata "bipolar" atau "skizofrenia" di mesin pencari, maka gambar yang muncul adalah bernuansa negatif, seperti gambar pil, gambar orang dengan tangan mereka di kepala, atau orang sedang menjambak rambutnya sendiri.

Gambar-gambar yang ditampilkan biasanya penuh kegelapan.

Gambaran tersebut seolah menunjukkan betapa suramnya kehidupan dengan gangguan jiwa.

Padahal, tidak selalu demikian.

Dengan pengobatan yang baik, dukungan keluarga dan orang-orang di sekitar, mereka yang memiliki gangguan mental juga bisa hidup seperti biasa.

"Kampanye The Be Vocal Collection dirancang untuk mengubah citra itu," kata pelantun Let it Go itu.

Dalam kampanye itu, mereka memotret dan menyebarluaskan foto-foto orang dengan gangguan jiwa dengan gambaran yang lebih positif.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved