Berapa Frukuensi Normal BAB dalam Seminggu? Ini Penjelasan Pakar

Yang perlu kita khawatirkan, apabila frekuensi buang air besar berubah tiba-tiba dari kebiasaan, menjadi lebih sering atau lebih jarang

NET
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO,COM - Setiap orang pasti secara rutin buang air besar (BAB).

Pertanyaannya, apakah frekuensi BAB kita normal?

Sebab proses pembuangan ini berbeda-beda pada setiap orang.

Ada yang rutin setiap hari, tapi tak sedikit yang beberapa hari sekali.

Apakah itu berbahaya?

Jangan khawatir.

Ternyata menurut para ahli, frekuensi buang air besar setiap orang memang tak sama.

Kondisi tersebut disebabkan oleh sistem pencernaan masing-masing orang berbeda, dan hal tersebut wajar.

Menurut Jennifer Inra, M.D., gastrointerolog atau ahli sistem pencernaan dari Brigham and Women’s Hospital, Boston, pada dewasa ada yang BAB tiga kali sehari, namun ada juga yang BAB hanya tiga kali dalam seminggu.

Inra menjelaskan, berapa kali kita ke toilet untuk BAB tergantung pada banyak faktor.

Mulai karena faktor genetik dan pola makan termasuk serat yang kita konsumsi setiap harinya.

Kemudian seberapa sering kita berolahraga juga bisa ikut menentukan frekuensi kita untuk BAB karena olahraga akan membuat otot sekitar usus besar berkontraksi.

Yang jarang disadari, stres dan terlalu memikirkan seberapa sering frekuensi BAB justru membuatnya jadi tak lancar, lo.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kerja otak dan usus yang terhubung oleh sistem saraf dan neurotransmitter.

Ketika kita merasa cemas, aliran darah akan lebih banyak terpacu pada jantung dan paru-paru, menjauhi sistem pencernaan sehingga membuat kerja usus terganggu.

Sumber: Tabloidnova.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved