Dimas Kanjeng Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Penipuan Rp 800 Juta

Vonis di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Probolinggo ini jauh lebih ringan daripada yang dituntut jaksa yakni empat tahun penjara.

KOMPAS.com/Ahmad Faisol
Dimas Kanjeng di PN Probolinggo tampil dengan rambut disisir rapi, klimis, mengenakan batik, celana hitam, dan sepatu pantofel warna cokelat. 

TRIBUNSOLO.COM, PROBOLINGGO - Dimas Kanjeng Taat Pribadi divonis dua tahun penjara atas kasus penipuan.

Vonis dijatuhkan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Probolinggo, Jatim, Kamis (24/8/2017).

Kanjeng mengenakan kemeja batik berwarna cokelat dengan rambut tertata rapi.

Kanjeng divonis dalam sidang kasus penipuan setelah dilaporkan Prayitno Suprihadi, warga Jember, Jatim, dengan kerugian sekitar Rp 800 juta.

Baca: KPK Amankan 10 Tas Berisi Uang Hasil OTT di Kemenhub

Hakim Ketua Basuki Wiyono membacakan putusan bahwa Dimas Kanjeng telah terbukti secara sah telah melakukan penipuan, dengan ganjaran dua  tahun hukuman penjara.

Vonis ini jauh lebih ringan daripada yang dituntut jaksa yakni empat tahun penjara.

"Adapun yang memberatkan bahwa perbuatan terdakwa telah merugikan orang banyak dan terdakwa tidak mengakui perbuatannya."

"Sedangkan yang meringankan terdakwa selalu bersikap sopan dan koperatif selama persidangan,"  kata dia.

Baca: Dimas Kanjeng Divonis 18 Tahun Penjara, Jaksa Anggap Terlalu Ringan

Terhadap vonis itu Usman, Jaksa Penuntut Umum, menilai terlalu ringan.

Seharusnya hakim memvonis terdakwa dengan hukuman maksimal, yaitu empat tahun penjara.

Sementara M Sholeh, pengacara Dimas Kanjeng, keberatan. 

Menurut dia, dari fakta persidangan, terdakwa tidak terbukti melakukan penipuan.

Baca: Ini Tuntutan Warga NU Solo Raya saat Aksi Damai di Solo

Seharusnya yang dihukum adalah Ismail Hidayah dan istrinya, Bibi Rasenjam.

Sebelum sidang dimulai, Dimas Kanjeng diberi kesempatan untuk bersalaman dengan semua pengikutnya yang berada di dalam ruang sidang.

Kanjeng sebelumnya divonis 18 tahun penjara oleh hakim atas kasus pembunuhan Abdul Gani, bekas Ketua Umum Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Kini setelah divonis dua tahun atas kasus penipuan, hukuman Kanjeng total menjadi 20 tahun penjara. (Kasus Penipuan, Dimas Kanjeng Divonis 2 Tahun Penjara/Kompas.com/Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved