Pemkot Solo Akan Beri Jaminan Kesehatan untuk Pengemudi Taksi Konvensional dan Keluarga
Salah satu dampak paling besar yang dirasakan sopir taksi konvensional adalah berkurangnya pendapatan mereka.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tak lepas tangan begitu saja terkait maraknya taksi online di Kota Bengawan.
Apalagi para sopir taksi konvesional ikut terdampak eksistensi taksi online di Kota Solo.
Salah satu dampak paling besar yang dirasakan sopir taksi konvensional adalah berkurangnya pendapatan mereka.
Untuk solusi saat ini, Pemkot Solo akan memberikan fasilitas jaminan kesehatan bagi pengemudi taksi konvensional beserta keluarga.
Baca: Ini Kelebihan Taksi Konvensional Ketimbang Taksi Online Menurut Manajemen Fave Hotel Solo
Menurut Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, pemberian jaminan kesehatan tersebut sebagai bentuk intervensi Pemkot Solo akan nasib taksi konvensional.
Fasilitas jaminan kesehatan kepada mereka sebagaimana untuk kategori rentan miskin.
“Taksi konvensional sebenarnya sudah menggandeng aplikasi online."
"Tapi katanya pendapatannya tetap turun dan kondisi ini masuk kategori rentan miskin,” kata Rudi, saat diskusi bersama Perwakilan Taksi Resmi di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota di Loji Gandrung, Kamis (30/11/2017) siang.
Baca: Agar Penumpang Nyaman, Sopir Taksi Konvensional Disarankan Bekali Diri dengan Pengetahuan Kota Solo
Jaminan kesehatan tersebut akan ditanggung Pemkot Solo dengan syarat pengemudi taksi konvensional merupakan warga Kota Solo.
Yang dapat dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), dan berdomisili lima tahun di Kota Bengawan.
“Kita akan berikan jaminan kesehatan dan pendidikan juga bagi putra-putrinya."
"Tentu yang ber-KTP dan dominisili di Solo."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/taksi_20170711_101424.jpg)