Hanya dari YouTube, Bocah 6 Tahun Ini Raih Rp 150 Miliar Setahun, Begini Kisahnya
Namun, di era digital seperti saat ini siapa saja memiliki potensi menjadi terkenal dan kaya tanpa perlu merambah dunia televisi atau layar perak.
Ryan tak hanya menjadi terkenal tetapi juga kanal YouTube-nya menghasilkan uang dalam jumlah yang tak sedikit.
Dalam empat bulan, kanal milik Ryan mendapatkan peningkatan penonton hingga dua kali lipat setelah Ryan "mengulas" 100 mainan sekaligus dalam satu video.
Setelah itu, jumlah penonton terus berlipat ganda setiap bulan dan pada Januari 2016 sudah 1 juta orang melakukan "subscribe" ke kanal ini.
Setahun kemudian "subscriber" bertambah menjadi 5 juta orang lalu 10 juta dan kini sudah di atas 16 juta orang.
Tak heran, jika majalah Forbes menyebut Ryan sudah menjadi entepreneur YouTube dengan penghasilan terbesar kedelapan di dunia.
Menurut majalah Forbes, antara 1 Juni 2016 hingga 1 Juni 2017, pendapatan kotor Ryan mencapai 11 juta dolar atau kurang lebih Rp 150 miliar.
Baca: Video Cover Akad Populer di YouTube, Hanin Dhiya Ungkap soal Royalti
Ulasan mainan Ryan amat digemari anak-anak, yang menyaksikan video bocah ini selama berjam-jam sehari.
Bahkan tak sedikit anak-anak yang meniru aksi Ryan dan membuat kanal YouTube-nya sendiri.
Menurut Forbes, penghasilan Ryan ini salah satunya dihasilkan dari pemasukan yang dihasilkan akibat banyaknya jumlah penonton video Ryan.
Selama kurun waktu 12 bulan, menurut perhitungan Forbes, video ulasan mainan Ryan ini sudah ditonton 8 miliar kali.
(Kompas.com)
Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Mengulas Mainan di YouTube, Bocah 6 Tahun Raup Rp 150 Miliar Setahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ryan-youtube_20171213_142821.jpg)