Ingin Menyantap Brambang Asem? Datangilah Tempat Berjualan Nanik Farida di Pasar Gede Solo

Penjual brambang asem di Pasar Gede Solo, Ny Nanik Farida, mengaku sudah sejak tahun 1985 dirinya berjualan.

Tayang:
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Penjual brambang asem di Pasar Gede, Ny Nanik Farida, menyiapkan pesanan pembeli, Sabtu (13/1/2018). 

Harganya Rp 5.000 per porsi.

Baca: Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2018 Resmi Dimulai Jumat Kemarin

"Ini bawangnya dibakar lalu dikasih asem, gula jawa sama terasi," kata dia.

"Bda sama sambel pecel atau lotis," ujarnya.

Nanik menceritakan banyak wisatawan yang membeli masakannya mengatakan masakannya terlalu pedas.

"Sampai ada dulu yang dari Jakarta datang, dia mukanya merah karena kepedasan," katanya.

Baca: Cake and Ice Cream Festival, Surganya Pencinta Kuliner Manis Kini Digelar di The Park Mall Solo Baru

Sambal brambang asem yang super pedas ini mirip dengan sambal lotis.

Bedanya hanya pada bawang merah bakar serta takaran gula dan asamnya.

Selain itu, sambal brambang asem lebih encer dibandingkan sambal lotis.

"Cara buatnya bawang merahnya dibakar, agar baunya tidak sekuat bawang merah mentah tapi juga tidak seharum bawang goreng," kata Nanik.

Baca: Legitnya Kuliner Kekinian Kue Pancong Balap Solo, Rasanya Menggoyang Lidah

"Bawang merah bakar ditumbuk agak kasar kemudian ditambah dengan gula Jawa yang juga ditumbuk," ujarnya.

Jlegor yang sudah direbus kemudian diguyur dengan sambal yang pedasnya minta ampun tadi.

Biasanya brambang asem disajikan dengan menggunakan pincuk. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved