Kisah Pedagang Tahu Keliru Bedakan Rp 2 Ribu dan Rp 20 Ribu saat Memberi Uang Kembalian

Dalam postingannya, Fajar mengatakan saat itu membeli tahu bungkus dari seorang wanita paruh baya seharga Rp7 ribu.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNNEWS.COM
Pecahan uang Rp 20.000 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM -- Uang pecahan Rp 2.000 dan Rp 20 ribu terbaru yang secara visual memiliki warna nyaris serupa bisa mengecoh orang.

Fatalnya, hal ini akan merugikan pihak yang terlibat dalam transaksi belanja.

Pengalaman ini dialami seorang pengguna Facebook M Fajar Sulistiadi ketika membeli makanan.

Dalam postingannya, Fajar mengatakan saat itu membeli tahu bungkus dari seorang wanita paruh baya seharga Rp7 ribu.

Baca: Hati-hati, Ikut Kuis Kepribadian yang Beredar di Facebook Ternyata Bisa Mencuri Data Pribadimu!

Fajar membayarnya dengan memberi pecahan Rp10 ribu.

Namun, Fajar terkejut melihat jumlah uang kembalian yang diberikan si penjual.

Penjual itu justru memberikan uang sebanyak Rp21 ribu kepadanya, nominal Rp20 ribu dan Rp1000.

Jumlah ini jauh lebih banyak dari nominal kembalian yang seharusnya diterima senilai Rp3 ribu.

Baca: Kemenangan Timnas U-23 Indonesia Lawan Singapura Tak Pengaruhi Poin di Ranking FIFA

Karena kekeliruan ini, ia pun meminta pemerintah untuk merevisi corak atau model mata uang Rp 2.000 dan Rp 20 ribu agar kejadian yang seperti dialaminya tadi tak terulang kepada orang lain.

"Tolong donk pemerintah : Dua pecahan uang ini diganti/diperbaiki model coraknya. Krn sudah tak terhitung byknya korban 'salah kembalian'; utamanya pelaku ekonomi lapisan bawah.

Spt yg barusan terjadi : beli tahu bungkus (diseorang penjual wanita-tua) harganya 7rb, dikasih uang 10rb, kok dikembalian 21rb?

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved