Kapolda Jateng Sebut Terduga Teroris yang Ditangkap di Colomadu, Karanganyar Disinyalir Jaringan JAD

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, saat dijumpai di Solo, Sabtu (16/6/2018) siang.

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono (tengah), saat dijumpai di Solo, Sabtu (16/6/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - J alias Z alias SM, terduga teroris yang ditangkap di Blulukan, Colomadu, Karanganyar, pada Kamis (14/6/2018) lalu disinyalir merupakan jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, saat dijumpai di Solo, Sabtu (16/6/2018) siang.

"Dia (Z) ikut JAD," jelasnya.

Kapolda mengatakan, penangkapan Z terkait dengan aksi teror di Blitar.

Baca: Kapolda Jateng : Terduga Teroris Ditangkap di Colomadu Karanganyar Terkait Kasus Bom Blitar

Kapolda melanjutkan, terduga Z dimungkinkan memiliki kaitan dengan aksi bom bunuh diri  yang terjadi di kawasan Surabaya.

Kendati demikian, ia tidak menyebutkan peran Z dalam aksi yang menewaskan sejumlah warga sipil itu.

"Jelasnya ini merupakan pengembangan kasus dari penangkapan 5 orang terduga terorisme di Blitar,” katanya.

Lebih jauh, Condro mengunggapkan, penangkapan Z yang dilakukan Densus 88 Anti Teror itu juga disertai penggeledahan di rumahnya.

Baca: Penangkapan Terduga Teroris di Colomadu Karanganyar Diwarnai Suara Tembakan

Namun, perwira polisk berpangkat dua bintang itu enggan membeberkan barang bukti yang disita petugas Densus.

"Semua wewenang Densus, barang bukti berikut pelaku sudah diamankan Densus dan masih dalam pengembanagan apa-apa saja peran mereka, kita hanya mem-backup untuk pengamanan saja,” ungkap dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved