Idul Adha 2018
Waspadai Bahaya Sapi Timbal, Sapi Pemakan Sampah, Begini Ciri-ciri yang Terlihat di Dagingnya
Sapi timbal adalah sapi yang di dalam tubuhnya mengandung logam berbahaya, yaitu timbal.
Penulis: Delta Lidina | Editor: Junianto Setyadi
(TribunStyle.com/Delta Lidina)
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mendekati Idul Adha 1439 H, permintaan sapi atau kambing sebagai hewan kurban menjadi semakin meningkat.
Sebelum disembelih, sapi sebaiknya dalam kondisi fisik yang sehat dan layak konsumsi.
Menurut Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (Dispertan) Solo, kondisi fisik sapi yang baik untuk kurban adalah sebagai berikut:
1. Mata tidak merah
2. Alat kelamin tidak sanglir (besarnya seimbang)
3. Bulu tidak rontok
4. Berdirinya kokoh
5. Kondisi feses tidak encer
6 Tubuh tidak ada lecet atau luka
Namun, ternyata kondisi fisik yang demikian pun tak menjamin kesehatan di dalam tubuh sapi itu sendiri.
Kini masyarakat juga harus mewaspadai adanya sapi timbal.
Sapi timbal adalah sapi yang di dalam tubuhnya mengandung logam berbahaya, yaitu timbal.
Timbal ini adalah zat yang bersifat toksik (beracun) jika masuk ke dalam tubuh manusia.
Disebut sapi timbal karena sapi tersebut mengonsumsi banyak sampah.
Di Solo, ada sejumlah sapi yang dilepas dan hidup liar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Karena hidup di area gunungan sampah, sapi-sapi tersebut mau tak mau mengonsumsi sampah busuk yang kebanyakan berupa plastik.
Sampah tersebut akan mengendap di dalam perut sapi dan menyebarkan timbal ke seluruh bagian tubuh sapi.
Menurut Dr. Pranoto, M.Sc, seorang doktor sekaligus dosen program studi Kimia di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UNS, mengatakan dirinya pernah meneliti kandungan timbal yang ada di TPA Putri Cempo.
Terdapat sebesar 14,5 ppm (part per million) timbal di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sapi-yang-hidup-di-tempat-pembuangan-akhir-tpa-putri-cempo-solo_20180821_171520.jpg)